KAB.BEKASI, Globalindo.Net – Angin perubahan mulai terasa berhembus di Desa Waringin Jaya Kedung Waringin Kabupaten Bekasi. Suasana demokrasi kian hidup seiring munculnya sosok Dirman, figur yang kini menjadi sorotan utama sebagai Bacalon Kepala Desa untuk periode 2026–2034. Minggu, 3 Mei 2026
Dengan visi dan misinya untuk memajukan tanah kelahirannya, Dirman secara resmi memohon do’a restu dan dukungan yang tulus dari seluruh elemen masyarakat Waringin Jaya. Ia menegaskan kehadirannya bukan sekadar meramaikan kontestasi, melainkan membawa misi nyata: menjadikan Waringin Jaya sebagai Desa yang mandiri, berdaya saing, dan sejahtera.
Dirman telah menyusun rencana program pembangunan yang menyeluruh. Ia berkomitmen mewujudkan tata kelola Pemerintahan Desa yang tidak hanya bekerja dengan tanggung jawab, tetapi juga melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Fokus utamanya terangkum dalam Tiga Pilar Transformasi:
1. Pembangunan Adil dan Transparan: Memastikan hasil pembangunan dirasakan merata di seluruh wilayah Desa. Tidak ada lagi daerah yang terabaikan; seluruh warga berhak menikmati manfaat kebijakan tanpa perlakuan pilih kasih.
2. Revolusi Layanan Publik: Menciptakan sistem birokrasi Desa yang modern, cepat, dan bersahabat. Pelayanan publik harus menjadi solusi bagi kebutuhan warga, bukan sebaliknya menjadi beban atau kendala.
3. Pembangunan berbasis aspirasi: menjadikan suara dan keinginan warga sebagai acuan utama. Setiap keputusan penting akan diambil berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat serta potensi asli yang dimiliki Desa.
Kepada media Globalindo.net, Dirman menyampaikan kemajuan suatu Desa akan terwujud jika semuanya bergerak dan memikul beban bersama dengan satu tujuan yang sama.
.
“Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Kemajuan Desa, baik lahir maupun batin, hanya akan terwujud jika kita semua bergerak dalam satu tujuan dan irama yang sama,” Ujar Dirman
Tambahnya juga menjaga persatuan dan kesatuan adalah pondasi sebagai pewaris untuk generasi anak cucu kedepan.
“Pentingnya kita menjaga persatuan dan kesatuan demi masa depan generasi mendatang. “Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh bukan sekadar slogan. Ini adalah pondasi agar anak cucu kita terwarisi akan rasa persatuan dan kesatuan untuk terwujudnya Desa yang maju dan harmonis.” Tambahnya
Dalam hal pembangunan Dirman mengatakan bukan dilihat dari sisi material saja, tapi hal yang penting juga pembangunan dalam kwalitas hidup.
”Pembangunan bukan hanya soal fisik, tumpukan semen dan batu, tapi soal bagaimana kita bergerak bersama sebagai satu dalam keluarga besar untuk membangun dan meningkatkan kwalitas hidup,” Tutupnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan demi masa depan anak cucu. “Semboyan ‘Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh” adalah pondasi agar generasi mendatang mewarisi Desa yang harmonis, aman, dan terus berkembang.
Figur Dirman telah hadir dihadapan masyarakat dengan visi dan misinya, saatnya seluruh masyarakat untuk menentukan langkah dan sikap kedepan demi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Waringin jaya.
( Os )












