JAWA TIMURTrenggalek

Semarak Tradisi “Bersih Desa”, Warga Sumber Gedong Trenggalek Antusias Sambut Rangkaian Acara 2026

24
×

Semarak Tradisi “Bersih Desa”, Warga Sumber Gedong Trenggalek Antusias Sambut Rangkaian Acara 2026

Sebarkan artikel ini

Sumber Gedong – Menjelang tradisi tahunan “Bersih Desa”, warga Kelurahan Sumber Gedong, Kecamatan Trenggalek, menggelar berbagai kegiatan meriah yang dipusatkan di Lapangan Sumber Gedong, Sabtu (18/4/2026). Salah satu agenda pembuka yang paling menyedot perhatian adalah lomba sepak bola antar-RT.

Pertandingan seru antara RT 13 melawan RT 20 sukses menarik ratusan warga yang berbondong-bondong datang untuk menyaksikan. Selain menjadi hiburan, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan semangat olahraga sekaligus mempererat kebersamaan warga.

Lurah Sumber Gedong, Reny Widya Kurniasari, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan “Bersih Desa” tahun ini dirancang lebih semarak dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Ini bukan sekadar tradisi, tapi juga momentum mempererat persatuan warga serta melestarikan budaya lokal,” ujarnya.

Tak hanya sepak bola, panitia juga telah menyiapkan berbagai kegiatan lain seperti lomba domino, ziarah makam leluhur, hingga kirab pusaka. Rangkaian acara tersebut akan mencapai puncaknya pada 9 Mei 2026 melalui pentas seni yang digelar di GOR Gajah Putih.

Dalam pentas seni nanti, masyarakat akan disuguhkan hiburan spesial dengan penampilan penyanyi dangdut Selvy Kumalasari yang siap memeriahkan malam puncak.

Salah satu peserta lomba sepak bola dari RT 13, Agung, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memiliki makna penting, terutama bagi generasi muda.

“Kami ingin pemuda-pemudi tetap menjaga budaya dan tidak melupakan jasa para sesepuh, khususnya Eyang Sungoyudo yang menjadi tokoh penting di desa ini,” ujarnya.

Senada dengan itu, salah satu pengunjung, Samat, menilai tradisi “Bersih Desa” harus terus dilestarikan karena menjadi pengingat akan sejarah perjuangan leluhur sekaligus sarana mempererat silaturahmi antarwarga.

“Tradisi ini bukan hanya budaya, tapi juga perekat sosial masyarakat. Harus dijaga sampai kapan pun,” katanya.

Tradisi “Bersih Desa” sendiri merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi simbol rasa syukur sekaligus penghormatan kepada para leluhur yang telah berjasa membangun desa. Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, warga Sumber Gedong berharap tradisi ini mampu membawa keberkahan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.

Pewarta: Sugeng

Tinggalkan Balasan