Sumenep, Globalindo.Net // Posko XVI KKN Universitas Annuqayah Desa Lebeng Timur, Kec. Pasongsongan Kab. Sumenep mengadakan kunjungan kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jatian PP. Annuqayah Lubangsa.
Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka mengurangi sampah plastik dan memanfaatkan sampah plastik menjadi sesuatu yang berharga yakni paving blok dengan bahan utama sampah plastik.
Kunjungan tersebut dilaksanakan oleh peserta KKN Posko XVI beserta Aparat Desa Lebeng Timur, diantaranya Bapak Kepala Desa, Bapak Sekretaris Desa, Kepala Dusun dan juga Kepala Lembaga pendidikan setempat, serta Ketua Pengurus PP Annuqayah Lubangsa dan Direktur UPT Jatian.

Muhammad Farid, ketua Pengurus PP. Annuqayah Lubangsa menyampaikan “Sebenarnya tujuan dari pengelolaan sampah di UPT Jatian ini adalah sebagai suatu kesadaran dari para santri, di mana dikatakan sampah karena belum dipilah, ketika sudah dipilih, dan dikelola maka bukan menjadi sampah lagi, bahkan bisa dikatakan emas, karena sudah menjadi nilai yang berharga”.
Direktur UPT Jatian Hariyadi, S. Ag menuturkan “Macam-macam Sampah plastik yang bisa dibuat untuk pembuatan paving itu hanya ada tiga, yaitu : LDPE (Low Density Polyethylene), HDPE (High Density Polyethylene), dan PP (Polipropilena), gampangnya yakni jenis sampah plastik yang tidak ada aluminium foilnya”.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat mengurangi kegelisahan dari para aparatur desa Lebeng Timur terkait keberadaan sampah di desanya, serta untuk memberikan solusi terkait pengurangan sampah plastik.
Pewarta ; FAY
Editor ; Purwati












