Sumenep, Globalindo.net// – Kapolres Sumenep Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M, sidak langsung razia gabungan bersama Reskrim, Intel, Narkoba, Sat Samapta dan PM (Polisi Militer) di tempat hiburan Club malam Mr. Ball & Lotus.
Namun, ketika diamati secara seksama mengenai pengamanan ataupun razia yang dilakukan oleh polres Sumenep beserta jajarannya di Club Malam Mr Ball terkesan aneh.
Menurut Ketua Lembaga Hukum Gagas Nusantara, Hasyim Khafani, apabila dilihat secara komprehensif dalam konteks history terlebih dahulu, polres sudah beberapa kali melakukan razia terhadap Mr. Ball dan kafe Lotus.
Akan tetapi, kalau diajukan pertanyaan sambil menduga, razia itu terkesan ada permainan dari beberapa oknum polres sendiri. karena, bisa dianalisis dari aspek bukti bukti yg diamankan, sampai sekarang bukti tersebut belum ada pemusnahan secara masal.
” Ini bahaya, kalau oknum polres sendiri yang bermain-main, karena ia punya jabatan, bisa dibilang melampaui kewenangannya. (abius of power),” Ucapnya
Lebih Lanjut, kata Hasyim, Bahkan, kalau diamati dan di analisis secara jauh, diduga ada oknum yang berambisi mendapatkan sesuatu yang mungkin belum tercapai atau belum memuaskan oknum oknum yang tidak bertanggungjawab.
Sebab, Menurut informan terpercaya yang Ia dengar, ada bahasa pengancaman dari salah satu oknum berinisial S di polres Sumenep sendiri. dan jika itu benar, terkesan seperti pemerasan karena hasrat nya tidak terpenuhi
” Saya dengar seorang oknum Polres Sumenep berinisial S dan K juga asik masuk ke tempat itu, dan juga menikmati hiburan nya. Jika itu benar, Ini memalukan sekali, melakukan razia dan pengamanan tetapi juga ada hal yang ingin di dapat kan sembari menikmati nya juga, Dasar memalukan,” kesalnya.
Ia menambahkan, Jika benar ada oknum polres sumenep yang keluar masuk ditempat itu, maka Kapolres sumenep sama halnya dipermalukan di depan umum sama oknum tersebut. Karena, melakukan pengamanan dan razia pada dua tempat tersebut akan tetapi juga asik beryuforia menikmati.
” Jadi, Untuk memperjelas pertanyaan dan dugaan saya ini, maka saya dalam waktu dekat akan mendatangi polres Sumenep untuk beraudiensi, saya ingin memperjelas secara komprehensif. Termasuk seperti apa tanggapan dari pak Kapolres sendiri kalau ada oknum yang tidak bertanggungjawab dan memalukan itu seperti apa menindakannya,” Pungkasnya.
Pewarta : HOLIB
Editor : Redaksi












