Kabupaten BandungBeritaBerita utama

Bupati Bandung Bersama Disdagin Lakukan lnspeksi Terhadap Depo Pengisian Gas Elpiji 3 Kg

348
×

Bupati Bandung Bersama Disdagin Lakukan lnspeksi Terhadap Depo Pengisian Gas Elpiji 3 Kg

Sebarkan artikel ini

KAB.BANDUNG, Globalindo.Net // Inspeksi ke lapangan gas elpiji 3 Kg di SPBE PT. Sampurna Gas, Rabu (12/6/2024), Kecamatan Cileunyi, Bupati Bandung Dadang Supriatna didampingi Kepala Disperdagin Dicky Anugerah, Asisten Perekonomian Kawaludin, Pertamina Patra Niaga, Hiswana Migas dan Badan Metrologi.

Dadang Supriatna, selaku Bupati Bandung, menyampaikan, Pihaknya sengaja melakukan pengawasan langsung kelapangan guna memastikan bahwa pengisian gas elpiji 3 Kg di SPBE-SPBE dilakukan sesuai aturan dan tidak ada kecurangan dalam takaran.

“Saya tadi melihat langsung bagaimana proses pengisian tabung gas elpiji ini. Saya melihat tidak ada yang kecurangan. Pengisian dilakukan sesuai aturan. Tadi tabungnya dikilo dulu sebelum diisi, lalu dikilo kembali setelah diisi. Dan isinya pas 3 kg,” kata Bupati Dadang Supriatna usai sidak.

Bupati yang juga Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung itu berharap kegiatan sidak ini dapat memberikan ketenangan bagi masyarakat seiring viralnya cuitan di media sosial terkait dugaan kecurangan isi gas melon.

“Kami punya kewajiban memberikan ketenangan kepada masyarakat. Bahwa yang diisukan terjadi kecurangan dalam hal isi gas 3 Kg ini tidak benar. Kalau ada kekurangan sedikit mungkin itu bocor atau apa. Masyarakat jangan mudah percaya hoax. Insya Allah di Kabupaten Bandung aman,” tutur Bupati Bandung.

Dadang Supriatna atau lebih akrab disapa Kang DS menekankan, Pentingnya transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku dalam pengisian dan penyaluran gas elpiji guna memastikan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

Hal ini menunjukkan komitmen Bupati Bandung dalam memastikan bahwa gas elpiji 3 Kg yang tersedia di wilayah Kabupaten Bandung memenuhi standar kualitas, kuantitas dan keamanan yang ditetapkan.

Oleh karena itu, pihaknya telah menugaskan Kepala Disdagin dan Asisten Perekonomian untuk melakukan pengawasan ke-8 SPBE lain di Kabupaten Bandung. Pengawasan dilakukan bersama Pertamina Patra Niaga, Hiswana Migas dan Direktorat Metrologi.

“Saya juga memastikan jika ada SPBE atau Agen yang berbuat curang di Kabupaten Bandung, saya akan memberikan teguran dan mencabut izinnya. Jangan main-main,” tegas Kang DS.

Kang DS juga mengimbau agar masyarakat dapat menggunakan gas elpiji 3 kg ini dengan bijak. Ia meminta agar masyarakat menengah ke atas tidak memaksakan menggunakan gas elpiji 3 Kg yang memang diperuntukkan bagi masyarakat miskin.

“Gas elpiji 3 Kg ini kan gas bersubsidi dan diperuntukkan bagi masyarakat menengah ke bawah. Saya titip, tolong kepada masyarakat menengah ke atas, pengusaha, dan perusahaan tidak boleh menggunakan gas 3 Kg ini yang diperuntukannya untuk masyarakat miskin,” tegasnya.

Asisten Perekonomian Kawaludin didampingi Kepala Disdagin Dicky Anugerah menambahkan, Pihaknya telah melakukan pengawasan pengisian gas elpiji 3 Kg di 8 dari 12 SPBE yang tersebar di Kabupaten Bandung.

“Semua SPBE yang kami awasi, semuanya melakukan pengisian sesuai standar dengan prosedur yang berlaku, “Insya Allah aman”.  Begitu pun dengan stok gas untuk Kabupaten Bandung juga yang rata-rata kapasitas produksinya 30 ribu tabung perhari lnsya Allah aman,” ungkap Kawaludin.