JAWA TIMURMaduraSumenep

HARI ANAK NASIONAL: Membangun Generasi Ditengah Era Digitalisasi

31
×

HARI ANAK NASIONAL: Membangun Generasi Ditengah Era Digitalisasi

Sebarkan artikel ini

Oleh : EDI KURNIAWAN

SUMENEP,Globalindo.net – Sejatinya, setiap tanggal 23 Juli, Indonesia memperingati Hari Anak Nasional sebagai momentum untuk mengingatkan seluruh elemen bangsa akan pentingnya memenuhi hak-hak anak, mulai dari hak memperoleh pendidikan, perlindungan, kesehatan, hingga lingkungan yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang anak.

Di tengah derasnya arus digitalisasi yang mengubah hampir seluruh aspek kehidupan, peringatan Hari Anak Nasional menjadi semakin relevan. Tantangan yang dihadapi anak-anak saat ini tidak lagi sebatas persoalan akses pendidikan, tetapi juga bagaimana mereka mampu menghadapi derasnya arus informasi, pengaruh media sosial, dan perkembangan teknologi yang bergerak begitu cepat.

Kemajuan teknologi telah menghadirkan banyak kemudahan. Anak-anak kini dapat belajar dari berbagai sumber tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu. Beragam platform digital menyediakan materi pembelajaran yang mendorong kreativitas dan memperluas wawasan.

Namun, di balik manfaat tersebut, dunia digital juga menyimpan berbagai ancaman. Paparan konten yang tidak sesuai usia, penyebaran informasi palsu, perundungan siber (cyberbullying), kecanduan game, hingga menurunnya interaksi sosial menjadi persoalan yang semakin nyata.

Tanpa pendampingan yang memadai, anak-anak berisiko kehilangan arah dalam memanfaatkan teknologi secara bijaksana.

Di era digital, keluarga menjadi benteng pertama dalam membentuk karakter anak. Orang tua bukan sekadar penyedia fasilitas teknologi, melainkan pendidik utama yang bertanggung jawab mengarahkan penggunaan teknologi secara sehat dan produktif.

Selain keluarga, sekolah juga memiliki tanggung jawab besar dalam membangun literasi digital yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan. Namun Pendidikan agama saja tidak cukup hanya diajarkan sebagai mata pelajaran di kelas, tetapi harus diintegrasikan dalam pembentukan karakter Anak.

Peringatan Hari Anak Nasional hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang ramah anak dan berorientasi pada pembangunan karakter. Anak-anak membutuhkan lingkungan yang tidak hanya menyediakan akses terhadap teknologi, tetapi juga memberikan pendampingan, perlindungan, dan keteladanan.

Tinggalkan Balasan