NGAWI, Globalindo.net – Warga masyarakat memadati kawasan Gang Dahlia 2, Kabupaten Ngawi, Minggu (2/8/2026) malam, untuk menyaksikan pagelaran Wayang Kulit dalam rangka tasyakuran khitan Tobias Probo Megantoro Darmawan, putra Darmawan Sutanto. Acara berlangsung meriah dengan perpaduan seni budaya, hiburan, bazar UMKM, hingga doorprize spektakuler yang membuat masyarakat bertahan menikmati pertunjukan hingga dini hari.
Mengusung lakon “Wahyu Katentreman”, acara resmi dibuka pukul 20.15 WIB. Sebelum pagelaran wayang dimulai, penonton disuguhkan penampilan Feri Jadoel Masa Kini, ikon jadul nasional asal Ngawi sekaligus Owner Pawon JMK yang beralamat di Jalan Thamrin, Ngawi. Penampilan tersebut disambung dengan aksi panggung Arya Galih, penyanyi muda berbakat asal Magetan yang sukses menghangatkan suasana.
Memasuki prosesi inti, pagelaran wayang diawali dengan penyerahan wayang secara simbolis dari Darmawan Sutanto kepada dalang Ki Eko Kondho Prasdianto sebagai tanda dimulainya pementasan lakon Wahyu Katentreman.
Dalam sambutannya, Darmawan Sutanto terlebih dahulu menyampaikan salam hormat kepada seluruh tamu undangan dan masyarakat yang hadir. Ia mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya acara tersebut sekaligus mengajak masyarakat untuk terus nguri-uri budaya Jawa sebagai warisan leluhur yang harus dijaga bersama.
“Wayang kulit adalah salah satu peninggalan budaya yang sangat berharga. Mari kita lestarikan bersama agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi penerus. Semoga seluruh masyarakat yang hadir malam ini dapat terhibur dan menikmati pagelaran ini,” ujar Darmawan Sutanto.
Usai sambutan, dalang Ki Eko Kondho Prasdianto memulai pementasan wayang dengan didukung penampilan Percil CS, Abah Kirun, Arya Galih, Manohara, para sinden, serta kejutan kehadiran Cak Kadir Srimulat yang sukses mengocok perut para penonton dengan lawakan khasnya.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Ngawi Dwi Riyanto Jatmiko, Bupati Magetan, Bupati Ponorogo, Ketua DPRD Kabupaten Ngawi, Ketua DPC PKB Ngawi terpilih Ning Nuri, Ketua DPC PAN Kabupaten Ngawi, serta sejumlah anggota DPR RI, DPRD Provinsi Jawa Timur, dan DPRD Kabupaten Ngawi, bersama tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Tidak hanya menyajikan hiburan budaya, lokasi pagelaran juga diramaikan dengan stan UMKM binaan Darmawan Sutanto yang berjajar di sisi barat area pertunjukan. Beragam kuliner, minuman, dan produk usaha mikro masyarakat diserbu pengunjung sepanjang malam. Kehadiran para pelaku UMKM tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pemberdayaan ekonomi kerakyatan sekaligus menambah semarak suasana pagelaran.
Panitia juga menyiapkan doorprize spektakuler yang dibagikan sepanjang acara. Berbagai hadiah menarik seperti peralatan elektronik, perlengkapan rumah tangga, hingga kupon umrah menjadi daya tarik tersendiri bagi ribuan masyarakat yang hadir.
Antusiasme warga terlihat luar biasa. Sejak sore hari lokasi acara telah dipenuhi pengunjung dari Ngawi maupun daerah sekitar. Mereka menikmati rangkaian hiburan, berburu kuliner di stan UMKM, hingga menantikan pengundian hadiah yang berlangsung di sela-sela pagelaran wayang.
Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka tasyakuran khitan Tobias Probo Megantoro Darmawan ini menjadi bukti bahwa seni tradisional masih mampu menyatukan masyarakat dari berbagai kalangan. Perpaduan antara pelestarian budaya, hiburan rakyat, pemberdayaan UMKM, dan kepedulian sosial menjadikan acara tersebut tidak sekadar sebuah hajatan keluarga, tetapi juga menjadi pesta budaya yang memberi manfaat bagi masyarakat luas.
As/Red












