JAWA TIMURSampangTNI /POLRI

AKBP Hartono Diminta Evaluasi Bripka Aris Anggota Provos Polres Sampang Yang Arogan

22
×

AKBP Hartono Diminta Evaluasi Bripka Aris Anggota Provos Polres Sampang Yang Arogan

Sebarkan artikel ini

Sampang,Globalindo.net – Kapolres AKBP Hartono, S.Pd., M.M. diminta melakukan evaluasi terhadap penempatan salah satu Anggota polisi arogan yang bertugas di Provos Polres Sampang, Jawa Timur.

Penempatan Bripka Aries, dalam Provos Polres Sampang semenjak kurang lebih setahun yang lalu, sempat menuai pertanyaan di kalangan internal Korps Bhayangkara di kabupaten bahari tersebut.

Bukan tanpa sebab, kinerja Bripka Aries pada satuan yang pernah ditempatinya disebut masih jauh dari kata baik, kalau tidak mau dibilang tidak pantas duduk dalam satuan Provos Polres Sampang.

Sebab sebelum menjadi Anggota Provos Polres Sampang, Bripka Aries seringkali bertindak indisipliner. Termasuk menjadi pesakitan kala masuk dalam Timsus Narkoba. “Yang bersangkutan malah kedapatan menggunakan narkoba,” ungkap sumber internal . Kamis (04/06).

Selain itu, saat bertugas di Satuan Lalu Lintas, Bripka Aries dikabarkan juga tak jarang berkonflik dengan sesama Anggota Polres Sampang, salah satunya Perwira Senior dari Bidang SDM Polres.

Tingkah Bripka Aries tersebut seharusnya dapat menjadi catatan sebelum menempatkannya di Satuan Provos Polres Sampang yang notabene tugas utamanya adalah membantu pimpinan untuk membina dan menegakkan disiplin di lingkungan internal Kepolisian.

Namun nampaknya bintang keberuntungan masih menaungi Bripka Aries yang kemudian malah ditempatkan di Satuan Provos Polres Sampang yang akhirnya membuat dirinya semakin Jumawa.

Pola menjalankan tugas Bripka Aries dikatakan berlebihan, oenuh caci maki, jauh dari etika kepantasan dan adat ketimuran serta budaya keislaman yang sangat kental di Madura pada umumnya dan Kabupaten Sampang, khususnya.

Kewenangan Bripka Aries sebagai Provos Polres Sampang yang semestinya hanya berlaku dan dijalankan di lingkungan internal. Malah dibawanya hingga ke luar, yaitu kepada masyarakat awam.

Pria berbadan gempal itu disebut bersikap tak patut dan cenderung arogan saat Bripka Aries ikut ambil bagian dalam razia rutin yang digelar Polres Sampang di Gerbang Selamat Datang pada Kamis (04/06) malam.

“Kebetulan saya melintasi Kota Sampang menuju Surabaya dan dihentikan razia rutin Polres Sampang. Di mana Anggota Provos yang bernama Aries yang menghampiri, Tanpa salam dan sapa, dia langsung meminta surat-surat,” beber Didik Haryanto. Kamis (04/06).

Lebih gawatnya, lanjut Didik, Bripka Aries yang melihat STNK mobil yang mati, lantas berkata dengan nada tinggi, mempertanyakan kertas apa ini yang dipegangnya. Kemudian, dia membawa STNK mobil saya menjauhi kumpulan polisi yang sedang razia, ada apa ?

Melihat gelagat kurang baik, Didik yang awalnya mengikuti Bripka Aries , lalu memutuskan untuk kembali dan lebih memilih berkomunikasi dengan anggota yang berseragam Lantas.

“Tiba-tiba Aries muncul lagi dan dengan setengah berteriak, dia bilang mobilnya saya tahan, ayo ikut saya,” ujar Didik menirukan kembali ucapan Bripka Aries. Yang mana tidak ada satupun anggota lain yang terlihat mendukung langkah yang akan dilakukannya.

Untung bagi Didik, Anggota Lantas kemudian mengijinkan dia kembali melanjutkan perjalanannya ke Kota Pahlawan.

“Harapannya sih, Polisi yang sikapnya yang sombong, kasar dan tidak beretika seperti Aries, tidak pantas sebagai pengayom masyarakat sesuai dengan slogan Polri “Polri Untuk Masyarakat.” Saya berharap Ia tidak ada lagi di jalan,” tandasnya.

Kapolres AKBP Hartono, S.Pd., M.M., pun diharapkan dapat mengevaluasi ulang penempatan Bripka Aries sebagai Provos Polres Sampang, melihat catatan buruk karirnya dan juga sikap kurang pantas yang ditunjukkannya kepada masyarakat.”

Pewarta: HR

Tinggalkan Balasan