JakartaNasional

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat, Dukungan Program Terus Mengalir

20
×

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat, Dukungan Program Terus Mengalir

Sebarkan artikel ini

JAKARTA,Globalindo.net – Dukungan nyata untuk Program Sekolah Rakyat terus berdatangan dari berbagai penjuru Indonesia. Kali ini, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menunjukkan komitmen kuat dengan menyiapkan lahan seluas 9,2 hektare untuk pembangunan gedung Sekolah Rakyat secara permanen.

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, saat mengikuti audiensi bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jagobriono di Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta, pada 11 Mei 2020. Dalam pertemuan itu, Erwin didampingi Kepala Dinas Sosial Mamuju Tengah, Nirwana Sari Aras, dan Wakil Ketua DPRD Sragen, Muslim.

Lahan seluas itu terletak di Desa Jono Kalora, Kecamatan Parigi, dengan lokasi yang strategis dan tidak jauh dari pusat pemerintahan daerah. Menurut Erwin, langkah ini diambil karena masih banyak anak-anak di wilayah-wilayah terpencil di kabupatennya yang belum mendapatkan akses pendidikan yang layak dan memadai.

“Masih banyak anak di wilayah pelosok dan terpencil yang membutuhkan akses pendidikan yang pantas. Oleh karena itu, kami berharap pembangunan Sekolah Rakyat ini bisa segera dimulai tahun ini juga, agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ungkap Erwin Burase.

Pemerintah daerah berharap kehadiran Sekolah Rakyat dapat menjadi solusi nyata untuk menjembatani kesenjangan layanan pendidikan, sekaligus memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk menempuh pendidikan.

Menanggapi kesiapan yang ditunjukkan Pemkab Parigi Moutong, Wakil Menteri Sosial, Agus Jagobriono (atau yang akrab disapa Agus Jabu), memberikan apresiasi sekaligus arahan. Ia meminta pemerintah daerah untuk terus memperkuat koordinasi dan melengkapi seluruh persyaratan administrasi maupun teknis yang dibutuhkan dalam proses pembangunan.

Agus menekankan bahwa pelaksanaan program ini sejalan dengan arahan Presiden, di mana seluruh elemen pemerintah, baik pusat maupun daerah, wajib bersinergi dan bekerja sama demi kesejahteraan masyarakat.

“Semua harus berjalan sesuai arahan Bapak Presiden. Sinergi dan kerja sama antar pihak sangat diperlukan agar tujuan mulia ini tercapai,” tegas Agus.

Lebih lanjut, Kemensos berkomitmen untuk terus mendorong kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar Program Sekolah Rakyat dapat hadir di lebih banyak lokasi dan menjangkau anak-anak Indonesia di seluruh penjuru negeri. Pemerintah meyakini bahwa pendidikan yang layak adalah hak setiap warga negara, dan hak tersebut harus bisa dirasakan hingga ke pelosok desa dan daerah terpencil, tanpa terkecuali.

Program Sekolah Rakyat sendiri dirancang untuk menjamin pemerataan akses pendidikan, terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah dengan fasilitas terbatas. Komitmen yang ditunjukkan Parigi Moutong menjadi salah satu bukti bahwa dukungan daerah terhadap program strategis ini terus tumbuh, demi masa depan pendidikan Indonesia yang lebih baik dan merata.”

Pewarta: Eka-HR

Tinggalkan Balasan