JAWA TIMURPariwisataTrenggalek

Gebyar Pawai dan Karnaval Sambut Bersih Desa Karangsuko Trenggalek, Warga Tumpah Ruah di Sepanjang Jalan

17
×

Gebyar Pawai dan Karnaval Sambut Bersih Desa Karangsuko Trenggalek, Warga Tumpah Ruah di Sepanjang Jalan

Sebarkan artikel ini

Karangsuko — Tradisi tahunan Bersih Desa di Kelurahan Karangsuko, Kabupaten Trenggalek kembali digelar meriah melalui Gebyar Pawai dan Karnaval pada Minggu, 10 Mei 2026. Ribuan warga tampak antusias memadati sepanjang rute pawai untuk menyaksikan berbagai penampilan budaya dan kreativitas masyarakat setempat.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 13.00 WIB dengan titik start di kawasan SMK Perawat Karangsuko dan berakhir di Lapangan Karangsuko. Suasana meriah begitu terasa sejak awal acara dimulai, dengan iringan musik tradisional, gerak jalan, hingga atraksi seni budaya yang menghibur masyarakat.

Tradisi Bersih Desa sendiri merupakan agenda tahunan yang masih terus dilestarikan oleh masyarakat Trenggalek sebagai bentuk rasa syukur atas kemakmuran desa sekaligus mempererat kerukunan antarwarga. Dalam pawai tersebut, peserta dari berbagai RT tampil dengan konsep dan atraksi berbeda-beda, mulai dari kostum unik hingga pertunjukan budaya seperti Reog Ponorogo.

Masyarakat Karangsuko maupun warga dari luar daerah tampak berbondong-bondong memenuhi area jalan demi menyaksikan kemeriahan acara yang sudah menjadi tradisi turun-temurun tersebut.

“Budaya bersih desa jangan sampai dilupakan seiring berjalannya waktu, karena tradisi ini menunjukkan kerukunan masyarakat dan rasa syukur atas kemakmuran desa,” ujar P. Paijan, salah satu warga setempat kepada media.

Pelaksanaan kegiatan juga berlangsung aman dan tertib berkat kerja sama berbagai pihak, mulai dari aparat kepolisian, TNI, hingga anggota ORARI Lokal Trenggalek yang turut membantu pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama acara berlangsung.

Dengan tingginya antusiasme masyarakat, Gebyar Pawai dan Karnaval Bersih Desa Karangsuko tahun ini kembali menjadi hiburan rakyat yang penuh semangat kebersamaan dan pelestarian budaya lokal.

Pewarta : Sugeng

Tinggalkan Balasan