JAWA TIMUROlahragaSumenep

Final Turnamen Askab 2026 Berakhir Damai, Panitia PSBA Arjasa Cup Tetapkan Empat Klub Jadi Juara Bersama

67
×

Final Turnamen Askab 2026 Berakhir Damai, Panitia PSBA Arjasa Cup Tetapkan Empat Klub Jadi Juara Bersama

Sebarkan artikel ini

Sumenep – Polemik yang mewarnai gelaran Turnamen Askab 2026 dalam ajang PSBA Arjasa Cup akhirnya menemui titik terang. Panitia pelaksana bersama seluruh official tim sepakat menetapkan empat klub sebagai juara bersama setelah pertandingan semifinal yang sempat ricuh tidak dapat dilanjutkan.
Keputusan tersebut diambil dalam pertemuan yang digelar di Pendopo Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Sabtu (9/5/2026). Hadir dalam musyawarah itu Camat Arjasa, Kapolsek Arjasa,

Danramil 0827/18 Arjasa, panitia turnamen, serta presiden dan official dari empat klub peserta, yakni Geslim FC, Geslim Kangean, Putra Mandiri FC, dan Nirmala FC.
Setelah melalui diskusi yang berlangsung cukup alot dan penuh argumentasi dari masing-masing pihak terkait situasi pertandingan, seluruh official akhirnya menyepakati keputusan panitia untuk menetapkan keempat klub sebagai juara bersama.

Masing-masing klub pun menerima piala dan hadiah uang tunai dari panitia.
Kericuhan diketahui terjadi saat laga semifinal antara Geslim FC melawan Nirmala FC pada Kamis (7/5/2026). Pertandingan terpaksa dihentikan setelah sejumlah penonton masuk ke lapangan dan memicu keributan di tengah pertandingan. Penonton yang membuat ricuh diduga berasal dari salah satu kelompok suporter tim yang bertanding.

8

Akibat insiden tersebut, sisa pertandingan turnamen tidak dapat dilanjutkan. Polsek Kangean disebut tidak lagi memberikan izin pertandingan atas instruksi Kapolres Sumenep karena dikhawatirkan berpotensi memicu kerusuhan lanjutan.
Presiden Geslim FC sekaligus Presiden Geslim Kangean, Lora H.R. Ainul Yaqin atau yang akrab disapa Lora Yaqin, menyampaikan bahwa pihaknya siap menerima keputusan apa pun dari panitia terkait penentuan juara.
“Bagi kami, ikut turnamen sepak bola bukan hanya soal menang atau hadiah, tetapi juga untuk mempererat silaturahmi antar teman, menghidupkan UMKM, dan menjadi hiburan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Nirmala FC yang tengah menghadapi sanksi dan berpotensi didiskualifikasi dari turnamen berikutnya juga menerima keputusan tersebut sebagai jalan terbaik demi menjaga kondusivitas.
Di sisi lain, official Putra Mandiri FC mengaku menerima keputusan panitia meski merasa dirugikan akibat penghentian pertandingan. Namun pihaknya menegaskan tetap akan menggugat panitia demi mendapatkan keadilan bagi tim mereka.
“Sebenarnya hadiah tidak terlalu penting buat kami, yang penting permainan bisa selesai hingga tuntas. Itu yang membuat kami puas,” ujar salah satu official Putra Mandiri FC.

Meski sempat diwarnai ketegangan, musyawarah yang berlangsung akhirnya menghasilkan keputusan damai dan diterima seluruh pihak. Turnamen Askab 2026 pun ditutup dengan semangat sportivitas serta harapan agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

Perwarta: SIGIT

Tinggalkan Balasan