JAWA TIMURSumenep

Isu Kelangkaan BBM, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo: Stok Aman, Jangan Menimbun

20
×

Isu Kelangkaan BBM, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo: Stok Aman, Jangan Menimbun

Sebarkan artikel ini

SUMENEP,Globalindo.net – Isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang belakangan ini menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat, mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep. Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, memastikan pihaknya terus berupaya menjaga stabilitas pasokan agar tidak memicu kepanikan publik.rabu 22/04/2026

“Tolong masyarakat tetap tenang, jangan panik. Stok BBM hingga saat ini masih aman. Pemerintah terus berupaya semaksimal mungkin untuk memantau alur distribusinya,” ujar Bupati Fauzi.

Menurut Bupati, pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan pihak terkait, khususnya Pertamina, untuk memastikan aliran BBM dari depot hingga ke masyarakat berjalan lancar.

Minta Masyarakat Tidak Menimbun

Untuk menjaga kestabilan pasokan, Bupati Fauzi meminta kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau menimbun BBM untuk keperluan di masa mendatang. Tindakan tersebut justru dikhawatirkan akan menciptakan efek domino yang membuat stok di lapangan terlihat kosong dan memicu kepanikan sendiri.

“Kami minta agar masyarakat tidak membeli secara berlebihan apalagi menimbun sendiri sehingga turut menciptakan kepanikan di kalangan masyarakat sendiri,” tegasnya.

Selain menjaga kelancaran distribusi, Pemkab Sumenep juga bersiap melakukan pengawasan ketat. Bupati mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengerahkan aparat penegak hukum (APH) untuk mengawasi dan menindak jika ditemukan oknum yang berniat menimbun BBM untuk spekulasi.

“Sebelumnya kami sudah berkoordinasi dengan Pertamina guna memastikan distribusi tetap terpenuhi. Tetapi kami juga imbangi dengan pengawasan secara bersama antara Pemkab dan aparat penegak hukum,” terang Bupati.

Sementara itu, menyikapi isu kenaikan harga dan ketersediaan barang, Polres Sumenep juga telah menggelar rapat koordinasi. Rapat tersebut melibatkan Pemkab bagian Perekonomian, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan, serta Bulog.

Kapolres Sumenep, AKBP Nanang Hardiyanto, menegaskan pentingnya langkah antisipatif dan responsif dari seluruh jajaran.

“Polres Sumenep akan terus melakukan monitoring di lapangan secara intensif. Baik melalui patroli maupun koordinasi dengan instansi terkait agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” kata Nanang,

Ia berharap, dengan sinergi yang kuat antar instansi, pengawasan distribusi BBM dan bahan pangan dapat berjalan maksimal, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif dan masyarakat tidak dirugikan.”

Pewarta:HR

Tinggalkan Balasan