ArtikelJawa BaratOpini

INSPIRASI: Tak Ada Kata Terlambat, Mantan Mandor Bangunan Jadi Konten Kreator di Usia Senja

69
×

INSPIRASI: Tak Ada Kata Terlambat, Mantan Mandor Bangunan Jadi Konten Kreator di Usia Senja

Sebarkan artikel ini

Cijulang 10 Januari 2026 – Rambut boleh memutih seluruhnya, namun semangat mencari “cuan” tak boleh padam. Itulah prinsip hidup Pak Maman Suryaman, seorang pria berusia di atas 60 tahun yang kini mendadak viral. Bukan karena aksi kontroversial, melainkan karena perjuangannya bertransformasi dari seorang mandor bangunan menjadi konten kreator di era digital.

Perjalanan Panjang: Dari Kuli Hingga Mandor

Dunia kerja bukanlah hal baru bagi Pak Maman. Sejak usia 20 tahun, ia telah mencicipi asam garam kehidupan. Segala bidang usaha pernah ia geluti demi menyambung hidup:

  Berjualan: Menjadi pedagang kaki lima dan menjajakan berbagai barang.

  Kuli Bangunan: Bekerja kasar di bawah terik matahari demi upah harian.

  Mandor: Berkat ketekunannya, ia sempat dipercaya memimpin proyek bangunan selama bertahun-tahun.

“Semua sudah saya jalani. Dari angkat semen sampai pimpin tukang. Hidup itu harus bergerak, jangan diam saja,” ujar Pak Maman dengan senyum khasnya.

Melawan Batas Usia di Dunia Digital

Memasuki usia kepala enam, di saat banyak orang memilih untuk beristirahat, Pak Maman justru melihat peluang di layar smartphone. Meski awalnya gagap teknologi (gaptek), ia tidak malu belajar cara merekam video dan mengunggahnya ke media sosial.

Tekadnya sederhana: Mencari peluang yang bisa menghasilkan. Ia membuktikan bahwa algoritma media sosial tidak hanya milik anak muda. Dengan konten yang autentik dan sarat pengalaman hidup, Pak Maman mulai membangun komunitas pengikutnya sendiri.

 “Rambut putih ini cuma warna, tapi semangat cari peluang tetap harus menyala. Selama ada kemauan, pasti ada jalan buat cari cuan,” ungkapnya tegas.

Pesan Untuk Generasi Muda

Kisah Pak Maman Suryaman menjadi tamparan sekaligus motivasi bagi generasi muda. Ia adalah bukti nyata bahwa usia hanyalah angka dan adaptasi adalah kunci keberhasilan. Konsistensinya dalam mengunggah konten menunjukkan bahwa kerja keras yang dimulai sejak usia 20 tahun telah membentuk mental baja yang tidak bisa dikalahkan oleh penuaan.

Tabel Ringkasan Perjalanan Hidup Pak maman

 

Pewarta: ha. S. H

Tinggalkan Balasan