Jawa BaratArtikelBandungOpini

Corong Jabar Berharap Kepemimpinan Baru bank bjb bisa Berkontribusi Untuk Kesejahteraan Rakyat Jawa Barat

411
×

Corong Jabar Berharap Kepemimpinan Baru bank bjb bisa Berkontribusi Untuk Kesejahteraan Rakyat Jawa Barat

Sebarkan artikel ini

BANDUNG, JABAR

Globalindo.Net//PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) resmi mengumumkan jajaran Direksi dan Dewan Komisaris baru melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2024 pada Rabu, 16 April 2025.

Ada tujuh agenda penting dalam pembahasan RUPST bank bjb, namun yang cukup menyita perhatian publik yakni adanya agenda pemberhentian dan pengangkatan pengurus Perseroan.

Dari jajaran direksi ada nama Yusuf Sa’adadin yang ditunjuk sebagai Direktur Utama dan untuk jajaran Dewan Komisaris ada nama Helmi Yahya dan Wowiek Prasantyo (Bosman), kedua nama tersebut sudah tidak asing ditelinga publik.

Ketua presidium Corong Jabar yang merupakan perhimpunan politisi, akademisi lintas profesi dan kepala daerah, Yusuf Sumpena SH.Spm yang dikenal Kang Iyus mengucapkan selamat kepada Direktur Utama Yusuf Sa’adadin beserta jajarannya.

Dengan kepemimpinan Dirut yang baru kita semua berharap Bank BJB yang notabene Bank BUMD milik Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat bisa memberikan manfaat untuk masyarakat Jawa Barat seluas luasnya, ujarnya.

Dalam komentarnya Ketua Presidium Corong Jabar itu memberikan analisa terkait fasiitas kredit yang ada bank bjb, menurutnya bahwa selain kredit komersil, kredit konstruksi dan kredit lainnya BJB lebih besar berorientasi memberikan kredit kepada segment para birokrat /ASN, Dewan dan karyawan BUMD.

“Secara NPL itu lebih aman karena Captive market melalui SKPG Surat Kuasa pemotongan gaji sitim gaji mereka transit di BJB,” ujarnya.

Kang Yus menambahkan tentang capaian bank bjb yang cukup gemillang di tahun 2024 memperoleh laba bersih 1.3 trilyun dengan total aset meningkat 219.9 trilyun, NPL BJB itu 2.22 % berarti < 5 % secara katagori bank BI sehat. Sebuah kebanggaan untuk masyarakat Jawa Barat.

Dengan manajemen kepemimpinan baru, Yus berharap bank bjb kedepan bisa lebih memperhatikan pasar menengah bawah khususnya segment UMKM dan pedagang kecil.

Karena menurutnya melalui kucuran KUR atau mekanisme kredit lainnya dengan bunga rendah itu akan lebih tersentuh mamfaatnya akan terasa oleh masyarakat bawah rendah rakyat Jawa Barat.

“UMKM dan Pedagang tradisional sebagai penopang perekonomian saat ini membutuhkan kemudahan kucuran kredit KUR atau bunga subsidi, untuk itu bjb jangan melihat profit yang rendah tetapi harus dilihat sebuah pengabdian dan kontribusi kepada rakyat selaku pemegang saham melalui pemkab, pemkot dan pemprov,” tutur Kang Iyus.

Terkait CSR bank bjb, Kang Yus meminta bantuan bank bjb untuk lebih diorientasikan implementasinya kepada kebutuhan sosial, pendidikan, agama dan kesehatan di masyarakat bawah yang saat ini sangat banyak butuh bantuan, paparnya.

 

Red