JAWA TIMURMaduraSumenep

Ayub Bongkar Fakta: Saya yang Jual Kapal, H. Abd Kadir Hanya Diajak Rembuk Lunasi Utang Laporan Sayyidah Dinilai Salah Alamat

38
×

Ayub Bongkar Fakta: Saya yang Jual Kapal, H. Abd Kadir Hanya Diajak Rembuk Lunasi Utang Laporan Sayyidah Dinilai Salah Alamat

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, Globalindo.net — Setelah H. Abd Kadir viral dan dipanggil pihak kepolisian atas dugaan penggelapan kapal peninggalan almarhum Sulayman, kini Ayub, anak sulung almarhum, akhirnya angkat suara meluruskan fakta yang sebenarnya.

Ayub menjelaskan bahwa dirinya sengaja menyampaikan fakta ini karena melihat pamannya, H. Abd Kadir, dipanggil polisi atas tuduhan yang tidak seharusnya. Senin 26/10/3026

“Saya sengaja melibatkan paman, karena beliau orang tertua di keluarga mendiang ayah. Jadi, saya melibatkan paman untuk mencari solusi agar utang almarhum ayah saya bisa terselesaikan dilunasi,” ungkap Ayub.

“Yang menjual kapal itu saya. Jadi, pelaporan Sayyidah itu error in subjecto salah alamat, karena tidak ada hubungannya dengan paman saya, H. Abd Kadir,” tegasnya.

Ia juga membantah tegas klaim yang menyebut kapal dijual senilai Rp1,5 miliar. Faktanya, kapal terjual seharga Rp350 juta. Uang hasil penjualan pun tidak diterima oleh H. Abd Kadir, melainkan diserahkan langsung kepada Bapak Sugiatno, yang juga kerabat keluarga, untuk keperluan pelunasan utang almarhum.

“Yang menerima uang penjualan kapal itu Bapak Sugiatno, karena beliau om saya. Kenapa saya melibatkan paman? Hanya untuk berembuk soal pembayaran utang ayah saya. Beliau tidak mengambil bagian apa pun dari transaksi ini,” jelas Ayub.

Ayub menegaskan keterlibatan pamannya murni sebagai penasihat keluarga dalam upaya menyelesaikan kewajiban almarhum, bukan sebagai pelaku penjualan maupun pihak yang menikmati hasilnya.

“Kenapa dinilai seolah-olah ada keterlibatan beliau? Padahal beliau hanya saya minta bantu rembuk supaya utang ayah saya bisa selesai. Itu saja,” pungkasnya.

Pewarta

Tinggalkan Balasan