SUMENEP, Globalindo.net – Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar di sejumlah wilayah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dikabarkan mengalami kelangkaan. Bahkan, beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di daerah ini kerap kehabisan stok, membuat masyarakat kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok kendaraan mereka.
Keluhan mulai bermunculan dari sejumlah warga yang harus mengantre berjam-jam atau bahkan berpindah dari satu SPBU ke SPBU lain demi mendapatkan BBM tersebut. Tak jarang, setelah menunggu lama, mereka justru mendapati pemberitahuan bahwa stok sudah habis.
“Sudah tiga hari ini saya kesulitan mengisi Pertalite. Dari pagi ke SPBU ini kosong, ke sana juga kosong. Mau tidak mau harus cari ke tempat yang agak jauh, tapi belum tentu juga dapat,” keluh salah seorang warga saat ditemui, Minggu (21/6/2026).
Kondisi serupa juga dialami pengusaha angkutan dan pemilik kendaraan bermesin diesel yang sangat bergantung pada pasokan Solar. Mereka khawatir jika kelangkaan ini berlanjut, aktivitas perjalanan dan roda perekonomian sehari-hari akan terganggu.
“Kalau Solar langka begini, kendaraan angkutan kami tidak bisa beroperasi, Pendapatan jadi terhenti dan biaya operasional malah bertambah karena harus cari ke mana-mana,” ungkap pengemudi angkutan barang.
Sampai saat ini, belum ada penjelasan resmi dari pihak Pertamina selaku penyalur utama maupun instansi terkait mengenai penyebab kelangkaan dan kapan pasokan akan kembali normal. Masyarakat berharap masalah ini segera ditangani agar tidak berlarut-larut dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat luas.
Mereka juga meminta kepastian agar pasokan BBM jenis subsidi tersebut dapat tersedia secara merata dan cukup di seluruh SPBU di wilayah kabupaten Sumenep.”
Pewarta: HR












