JAWA TIMURSumenep

Diduga Milik Mantan Kades dan Anggota DPRD, Pengaspalan di Karangnangka Tak Ada Papan Informasi

39
×

Diduga Milik Mantan Kades dan Anggota DPRD, Pengaspalan di Karangnangka Tak Ada Papan Informasi

Sebarkan artikel ini

SUMENEP,Globalindo.net – Pekerjaan pengaspalan jalan di Dusun Langger, Desa Karangnangka, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, menjadi sorotan publik. Pasalnya, proyek tersebut dilaksanakan tanpa adanya prasasti atau papan informasi yang memuat detail anggaran, sumber dana, maupun waktu pelaksanaan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, jalan yang telah diaspal tersebut tampak polos tanpa identitas proyek sama sekali. Hal ini tentu menimbulkan tanda tanya besar bagi masyarakat sekitar terkait asal-usul dana dan siapa yang bertanggung jawab atas pembangunan tersebut.

Beberapa warga setempat mengungkapkan dugaan mereka mengenai siapa pemilik anggaran atau inisiator proyek tersebut. Menurut keterangan warga, lokasi pengaspalan itu disebut-sebut berada di area tanah atau lingkungan milik mantan Kepala Desa Karangnangka.

“Pengerjaan proyeknya belum sampai 1 bulan. Dan kalau tidak salah, ini milik anggota DPRD,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, Minggu (19/04/2026).

Warga menambahkan, proyek ini diduga merupakan aspirasi atau usulan dari salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep. Namun hingga saat ini, pihak yang disebut-sebut tersebut belum memberikan tanggapan atau konfirmasi resmi terkait kebenaran informasi tersebut.

Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi

Selain masalah transparansi yang minim karena tidak adanya papan informasi, tim media juga menemukan kejanggalan lainnya. Berdasarkan hasil pengamatan visual, kualitas pengerjaan proyek pengaspalan tersebut diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang seharusnya berlaku.

Hal ini semakin memperkuat keresahan masyarakat yang menilai bahwa pembangunan yang menggunakan anggaran negara seharusnya dilakukan secara terbuka dan memenuhi standar kualitas yang baik.

Hingga berita ini diturunkan, masih belum ada klarifikasi resmi baik dari pihak pelaksana maupun pihak yang disebut sebagai pemilik program tersebut.”

Pewarta: HR

Tinggalkan Balasan