Sumenep, Globalindo.net – Peningkatan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan tidak hanya tercapai melalui kebijakan di atas kertas, melainkan juga melalui pendampingan nyata di lapangan. Hal ini dibuktikan oleh Koordinator Penyuluh Pertanian (Korluh) Kecamatan Pasongsongan, Bapak Ahmad Molyono, yang melakukan kegiatan anjangsana dan turut serta dalam penanaman padi di Kelompok Tani Al Karomah, Desa Rajun, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep.
Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan bentuk komitmen dinas pertanian dan penyuluh untuk selalu dekat dengan petani. Dalam kesempatan tersebut, Bapak Ahmad Molyono tidak hanya hadir sebagai pengamat, senin 30/03/2026
tetapi juga ikut terlibat langsung dalam proses penanaman padi. Kehadirannya memberikan dampak positif, karena petani dapat berinteraksi langsung, menyampaikan kendala yang dihadapi, serta mendapatkan solusi secara cepat dan tepat.
Tujuan utama dari pendampingan ini adalah tiga hal utama: memberikan motivasi, memberikan arahan teknis budidaya, dan memastikan seluruh proses pertanian berjalan sesuai standar pertanian yang baik.
Bapak Ahmad memberikan panduan mulai dari pemilihan benih unggul, pengolahan tanah yang tepat, pengaturan jarak tanam, hingga penggunaan pupuk yang seimbang dan ramah lingkungan. Arahan ini sangat penting agar tanaman padi tumbuh sehat, tahan terhadap hama dan penyakit, serta menghasilkan panen yang maksimal.

“Selain itu, pendampingan ini juga bertujuan untuk memastikan penerapan teknologi pertanian dan metode budidaya modern dapat diaplikasikan dengan benar. Dengan pemahaman yang baik, petani diharapkan mampu mengelola lahan secara lebih efisien dan efektif, sehingga biaya produksi dapat ditekan sementara hasil panen meningkat.
Kehadiran Korluh di tengah petani memberikan semangat tersendiri bagi anggota Kelompok Tani Al Karomah. Mereka merasa didukung dan diperhatikan, yang pada akhirnya meningkatkan semangat kerja.
Diharapkan, dengan adanya pendampingan berkelanjutan seperti ini, produktivitas pertanian di wilayah Pasongsongan akan terus meningkat. Hal ini juga menjadi kunci penting dalam menjaga ketahanan pangan Kabupaten Sumenep, agar pasokan pangan lokal tetap terjamin dan stabil.
Kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa sinergi antara penyuluh dan petani adalah pondasi utama dalam membangun sektor pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.”
Pewarta: HR-Eka












