JAWA TIMURTNI /POLRI

Polsek Takeran Gelar Gerakan Pangan Murah, 2 Ton Beras SPHP Terserap Masyarakat

160
×

Polsek Takeran Gelar Gerakan Pangan Murah, 2 Ton Beras SPHP Terserap Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Magetan – Polsek Takeran bersama Perum Bulog dan Badan Pangan Nasional (BPN) menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) berupa tebus murah beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Sabtu (19/09/2025). Kegiatan ini dilaksanakan di tiga lokasi yakni Mako Polsek Takeran, Pasar Pon Desa Kiringan, dan Pasar Takeran.

Kapolsek Takeran, AKP Agus Sumariyono, S.H., memimpin langsung kegiatan tersebut didampingi Wakapolsek IPDA Sujito, S.E., para Ps. Kanit, Kasi, dan anggota Polsek Takeran.

Adapun beras SPHP yang dijual merupakan beras medium berkualitas dengan harga Rp 11.500 per kilogram atau Rp 57.500 per karung isi 5 kilogram. Dalam pelaksanaannya, masyarakat tidak dibatasi jumlah pembelian.

Dari hasil penjualan, tercatat sebanyak 2.000 kilogram (400 karung) beras SPHP terserap masyarakat dengan total nilai Rp 23 juta.

Kapolsek Takeran menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan, terlebih harga beras dalam satu bulan terakhir mengalami kenaikan signifikan. “Kegiatan ini juga wujud kepedulian kepolisian mendukung kebijakan pemerintah dalam menekan inflasi pangan,” ujarnya.

Meski demikian, pihak Polsek Takeran tetap mewaspadai potensi dampak kegiatan, seperti protes dari pedagang beras tradisional, praktik jual kembali beras SPHP dengan harga lebih tinggi, hingga kemungkinan munculnya berita negatif di media sosial.

Untuk itu, langkah antisipasi dilakukan dengan melibatkan Bhabinkamtibmas dalam pendistribusian kupon, pengamanan terbuka maupun tertutup saat kegiatan berlangsung, hingga patroli cyber media sosial.

“Harapannya masyarakat benar-benar bisa merasakan manfaat dari program ini, harga tetap terkendali, dan situasi tetap aman serta kondusif,” pungkas Kapolsek.

Pewarta Sur