JAWA TIMURSumenep

Ibadah Harus Tertib, Pelabuhan Harus Aman: UPP Batuguluk Himbau Travel Umrah Lapor Sebelum Berangkat

209
×

Ibadah Harus Tertib, Pelabuhan Harus Aman: UPP Batuguluk Himbau Travel Umrah Lapor Sebelum Berangkat

Sebarkan artikel ini

Kangean – Ibadah adalah panggilan suci, namun keteraturan adalah kunci. Demi menjaga ketertiban dan kelancaran lalu lintas di Pelabuhan Kangean, Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Wilayah Kerja Batuguluk mengeluarkan himbauan penting kepada seluruh penyelenggara travel umrah agar melaporkan rencana pemberangkatan jamaah kepada instansi terkait sebelum keberangkatan.

Tiga lembaga yang wajib menerima laporan adalah Kesyahbandaran, Polsek, dan Koramil. Himbauan ini bukan tanpa alasan. Pada Sabtu, 26 Juli 2025 lalu, pelabuhan sempat dipadati kendaraan dan kerumunan pengantar jamaah, yang menimbulkan kemacetan serta potensi gangguan keamanan dan kenyamanan.

Iskandar, petugas UPP Wilker Batuguluk, menyampaikan bahwa langkah ini bukan untuk membatasi aktivitas ibadah, melainkan sebagai upaya sinergis demi menjamin keselamatan semua pihak.

“Kami sangat menghormati niat baik umat yang ingin menunaikan ibadah umrah. Tapi kami juga harus memastikan bahwa pelabuhan tetap tertib, aman, dan nyaman. Koordinasi awal sangat penting agar semua pihak bisa bekerja dengan terencana,” tegas Iskandar.

UPP menegaskan bahwa laporan minimal harus masuk H-1 sebelum jadwal keberangkatan. Dengan begitu, petugas gabungan bisa menyiapkan langkah antisipatif terhadap lonjakan kendaraan maupun konsentrasi massa yang sering terjadi menjelang naik kapal.

Polsek dan Koramil Kangean menyambut positif inisiatif ini. Mereka menyatakan siap bersinergi untuk mengatur arus kendaraan dan mengamankan titik-titik vital pelabuhan saat jadwal keberangkatan jamaah berlangsung.

Pihak Kesyahbandaran pun berharap seluruh travel umrah di wilayah Kangean dapat memahami pentingnya koordinasi ini sebagai bentuk tanggung jawab bersama. Karena ibadah adalah hak, dan ketertiban adalah kewajiban.

Jika semua pihak berjalan bersama, maka pelabuhan bukan hanya menjadi gerbang keberangkatan, tapi juga cerminan kedewasaan masyarakat dalam menjaga harmoni antara niat suci dan keteraturan sosial.

Pewarta: Yanto/HR