BeritaBerita utamaHukum & KriminalJAWA TIMURPemerintahanSumenep

Donasi Gempa Cianjur Diduga Ditilep Oleh Kadinsos P3A Sumenep

963
×

Donasi Gempa Cianjur Diduga Ditilep Oleh Kadinsos P3A Sumenep

Sebarkan artikel ini

Sumenep,Globalindo.net// Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Sumenep, diduga menilep sumbangan sukarela semua OPD yang akan diperuntukkan untuk masyarakat yang terdampak gempa di Cianjur Jawa Barat, pada tahun 2022. Rabu,15/11/2023.

Hal itu disampaikan oleh inisial ” i ” kepada awak media ini. Ia menyatakan bahwa donasi sukarela dari OPD Sumenep untuk masyarakat yang terdampak gempa di cianjur pada tahun 2022 tersebut diduga tidak disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Sumenep.

Bahkan, dihadapan awak media ini inisial (i) tidak ada keraguan menyatakan bahwa dana sukarela dari seluruh OPD untuk gempa bumi di Cianjur diduga telah ditilep oleh Kepala Dinas Sosial dan P3A

” Saya yakin uang itu ditilep, karena saya disuruh megang uang itu. tetapi setiap kali pak kadis minta uang donasi itu untuk Tranfer kepada dirinya ( Kadinsos – red ),” Katanya.

Menurutnya, Gempa Bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Hari Senin 21 November 2022, sehingg membuat seluruh rakyat Indonesia kembali berduka. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Sumenep intruksikan agar semua OPD turut menyumbang dengan maksud untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak gempa bumi di Ciancur.

Karena, akibat kejadian bencana alam itu tercatat korban sebanyak 162 orang yang dinyatakan meninggal dan 326 orang dinyatakan luka – luka dan masih dalam perawatan.

Maka, Atas kejadian tersebut seluruh warga masyarakat turut prihatin dan berempati terhadap masyarakat Cianjur untuk membantu meringankan beban mereka yang terdampak bencana alam gempa bumi tersebut

” Jadi, Donasi gempa yang dipercayakan kepada Dinas Sosial dan P3A kabupaten Sumenep tersebut diduga ditilep oleh oknum Kepala Dinas Sosial,” Ujarmya

Maka Dalam hal itu terlihat lucu, karena oknum Dinas Sosial dan P3A Kabupaten Sumenep itu terkesan hadir untuk melayani masyarakat bukan untuk menyusahkan masyarakat yang terdampak gempa tersebut.

Padahal Faktanya, setelah semua donasi dari seluruh OPD dengan sebesar Rp.105.000,- (seratus lima juta rupiah) itu terkumpul diduga tidak disampaikan kepada masyarakat yang terdampak gempa di Cianjur.

” Tagline Bismillah melayani Bupati Sumenep benar bemar ternodai oleh ulah oknum Kadis. dan Saya yakin donasi itu diambil untuk kepentingan oknum kepala dinas itu sendiri, “Ujarnya.

untuk itu kami berharap, Bupati Sumenep segera menindak tegas perbuatan oknum kepala dinas sosial tersebut, agar kedepan masyarakat Sumenep tidak dipermalukan atas ulahnya. ( Oknum Kadinsos -red )

” Oknum Kadis Sosial itu telah jelas menodai tagline Bismillah melayani dari Bupati Sumenep,” Pungkasnya

Sementara, Kepala Dinas Sosial Drs Ahmad Dzulkarnain mengakui bahwa pemerintah Kabupaten Sumenep telah memberikan sumbangan juga untuk masyarakat Cianjur yang terdampak gempa bumi.

Namun dalam hal itu, Pemerintah Kabupaten Memberikan sumbangan donasi gempa untuk Cianjur sebesar 250 juta rupiah, tetapi sumbangan sukarela dari seluruh OPD tidak diberikan.

Jadi, saat ditanya mengenai hasil sumbangan sukarela dari seluruh OPD itu dirinya menyatakan bahwa uang tersebut diperuntukkan gempa yang ada di Sumenep.

” Sumbaagan sukarela dari seluruh OPD diperuntukkan untuk gempa yang di kepulauan,” Dalihnya

Selanjutnya, tim media ini akan terus menindaklajuti apa yang disampaikan Kepala Dinas Sosial dan P3A Kabupaten Sumenep guna mengungkap kebenarannya.

 

Penulis : Holib

 

Editor   : redaksi