Sumenep, Globalindo.net – Dua buah bangunan berdiri ditanah SHM milik pertanian yang berada di Desa Gapura Barat, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep,kini tak terlihat ada aktivitas di dalam rumah produksi tersebut.
Padahal, munurut insial F, warga sekitar rumah produksi bahwasanya di dalam bangunan terdapat peralatan lengkap milik UMKM Sumenep.
Dan ditambahkan kata insial F, bahwa dua bangunan rumah produksi tersebut berada di tanah SHM pertanian bahkan terlihat tak berfungsi.
Saat awak media bertanya pada inisial N” apakah rumah produksi itu berjalan…? lalu insial N menjawab saya selaku pengelola rumah produksi di gapura barat jawabnya dengan tegas.
” iya kalo sekarang M.O.U kita udah selesai,dan tugasnya pemerintah sekarang yang membina… iya pak inong itu yang di katakan Insial N yg juga selaku Dosen di STKIP Sumenep.
Bahwa adanya pengelolaan rumah produksi ini untuk memberikan dampak positif dengan pengembangan pemasaran dan pengembangan produk agar mempunyai nilai ekonomi dan berdaya saing tinggi dalam rangka mengerakkan perekonomian masyarakat, tetapi fakta dilapangan rumah produksi yg berada di gapura barat itu tak berfungsi dengan alasan tidak ada kerjasama dengan pemerintah.
Sedangkan anggaran rumah produksi tersebut diduga sangat fantastis
Untuk menindak lanjutin awak media akan mendatangi Kepala Diskop UKM perindag Sumenep, H. Chainur Rasyid selaku penanggung jawab untuk menanyakan lebih lanjut rumah produksi yang tak berfungsi tersebut.(Red)
Penulis: HOLIB
Editor:Redaksi












