Sumenep,Globalindo.Net // Sebanyak 26 orang Penyelenggara Pemilu yang dikenal dengan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) diduga menandatangani kuitansi penerimaan uang pada saat Pileg 2024 di Sumenep.
Masing-masing PPK Sumenep itu pun dengan beraninya menandatangani kuitansi penerimaan uang yang nominalnya bervariasi, mulai dari puluhan hingga ratusan juta rupiah.
Minus Kecamatan Kota Sumenep, Jumlah uang yang diterima 26 orang PPK tersebut mencapai hingga hampir Rp 5 Miliar yang rata-rata terbagi dalam dua tahap penerimaan.
Upaya konfirmasi dari tim media dilakukan secara bertahap mengingat banyaknya jumlah PPK yang bertanda tangan di kuitansi tersebut, yang mana diketahui uang tersebut berasal dari salah satu Caleg DPR RI tersebut.
(Dikutip dari media Suara Madura) Sebagaimana PPK Dungkek berinisial SY yang kembali duduki kursi basah pada Pemilukada 2024 yang mengaku bahwa dirinya masih menjabat ketika dihubungi. “Ya Mas betul,” jawabnya. Senin (02/09/24).
Ketika ditanyakan terkait dirinya yang menandatangani 2 kuitansi penerimaan uang di atas materai dengan jumlah masing-masing Rp 40 juta dan Rp 260 juta tersebut, SY mengelak.

“Tidak Mas,” ujar SY yang terdengar seperti kebingungan dan kembali mengulangi perkataannya. “Tidak mas,” imbuhnya yang sejurus kemudian mematikan sambungan telepon ke nomor WhatsApp pribadinya.
Mendapati hal itu, pewarta mengirimkan chat yang menanyakan kenapa panggilan telepon yang dilakukan dimatikan begitu saja. Terlihat tanda dua centang biru yang berarti telah terbaca namun tidak direspon SY. (Masih dikutip dari media Suara Madura).
Selain SY yang jabat PPK Dungkek. Konfirmasi juga dilakukan terhadap PPK Batang-Batang berinisial KH dan PPK Gapura berinisial ND. Namun keduanya gagal karena terlihat nomernya tidak aktif.
Upaya konfirmasi terhadap 26 orang PPK yang tertera dalam kuitansi penerimaan uang dari salah seorang Caleg DPR RI, akan tetap dilakukan serta pihak-pihak yang terlibat.
Dengan beredarnya kuitansi tersebut sudah menciderai demokrasi di Kab. Sumenep serta sejauh mana integritas dan kinerja mereka
Pewarta:HR/Fay
Editor:purwati












