SUMENEP, Globalindo.net — Warga inisial ( D ) asal Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, mengeluhkan dugaan pelayanan yang tidak wajar di salah satu SPBU setempat. Warga menyebut, saat hendak mengisi bahan bakar, petugas justru menyatakan stok habis. Namun, di saat yang sama terlihat petugas sedang mengisi bahan bakar subsidi ke jerigen-jerigen.
Seorang warga talango inisial ( D ) menceritakan pengalamannya kepada redaksi
“Saya datang mau isi bensin, tapi petugas bilang kosong. Padahal mata saya sendiri melihat mereka sedang menuang bensin ke jerigen-jerigen. Kalau memang kosong, dari mana bensin atau solar itu diambil? Ini sangat merugikan warga yang benar-benar membutuhkan untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya inisial (D), Minggu (1/11/2026).
Keluhan serupa juga disampaikan oleh sejumlah warga lain yang merasa kecewa dengan pelayanan tersebut. Mereka meminta pihak manajemen SPBU maupun instansi terkait segera menindaklanjuti dugaan praktik yang merugikan konsumen ini.
Hingga berita ini diturunkan, tim redaksi telah berupaya menghubungi pihak pengelola SPBU tersebut untuk dikonfirmasi. Namun, belum ada tanggapan resmi yang diterima. Ruang klarifikasi tetap terbuka bagi pihak SPBU untuk menyampaikan penjelasannya secara berimbang.
Praktik penyaluran BBM subsidi yang tidak tepat sasaran dapat dikenakan sanksi berdasarkan peraturan penyaluran Bahan Bakar Minyak. Redaksi akan terus memantau perkembangan kasus ini dan mengimbau masyarakat yang mengalami hal serupa untuk ikut menyampaikan keluhannya.”
Pewarta: HR












