SURABAYA – LAZIS Nurul Falah menyelenggarakan aksi kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan dana pendidikan bagi santri usia dini di Kota Surabaya. Kegiatan yang terlaksana setelah proses verifikasi lapangan pada Jumat, 5 Juni 2026 ini menyasar salah satu santri di TK TAAM (Taman Asuh Anak Muslim) Ananda, Jl. Darmokali, Surabaya, yang terancam kendala administrasi akibat faktor ekonomi keluarga.
Intervensi pendidikan kali ini dikemas dalam bentuk pemberian beasiswa sekaligus pelunasan total tunggakan SPP senilai Rp4.200.000,- untuk Muhammad Nafi’ Al-Fatih, santri kelas TK-B. Agenda ini menjadi wujud nyata kepedulian lembaga yang tidak hanya berfokus pada kelangsungan ekosistem dakwah, tetapi juga memberikan jaminan keberlanjutan studi bagi generasi muda dari keluarga prasejahtera.
Ibu Tutut Indriani, orang tua santri yang kesehariannya bekerja sebagai buruh masak dengan upah minim, hadir menerima langsung bantuan tersebut dengan penuh haru. Keluarga ini sedang mengalami impitan ekonomi yang cukup berat setelah sang suami kehilangan pekerjaan sebagai kuli bangunan sejak awal tahun akibat habis masa kontrak.
Pemberian beasiswa ini bertujuan untuk mengurai tumpukan beban finansial keluarga Ibu Tutut yang harus membiayai tiga anak usia sekolah secara bersamaan pada tahun ajaran baru. Dukungan finansial yang diberikan diharapkan menjadi solusi tepat agar anak pertamanya yang bersiap masuk perguruan tinggi serta anak keduanya yang menginjak jenjang SMA tetap dapat melanjutkan pendidikan mereka.
Manager Program dan Pendayagunaan LAZIS Nurul Falah, Mohammad Ainun Najib, menyampaikan bahwa sinergi bersama lembaga pendidikan anak usia dini seperti TAAM Ananda adalah kunci dalam mencetak generasi Qur’ani yang tangguh. Beliau memastikan bahwa setiap dana zakat, infak, dan sedekah dari para donatur tersalurkan secara cepat dan tepat sasaran kepada pihak yang benar-benar membutuhkan bantuan.
“Kami tidak ingin kendala biaya menghambat masa depan dan keceriaan santri dalam menuntut ilmu di masa keemasan mereka. Melalui beasiswa ini, kami berharap beban Ibu Tutut dapat terangkat sehingga ananda Nafi’ bisa terus belajar dengan fokus,” ungkap Ustaz Najib. Beliau menegaskan komitmen lembaga untuk mengawal pendidikan anak bangsa agar tidak ada yang putus sekolah akibat kendala biaya.
Aksi nyata ini disambut dengan rasa syukur dan doa-doa terbaik dari lisan orang tua mustahik untuk keberkahan para donatur yang telah menunaikan kepeduliannya. Bantuan pelunasan tersebut menjadi jawaban atas kekhawatiran panjang keluarga dalam menghadapi lonjakan biaya pendidikan anak-anak mereka.
LAZIS Nurul Falah berkomitmen untuk terus mengintegrasikan program jaminan sosial dengan perlindungan hak pendidikan anak di berbagai wilayah prasejahtera. Sinergi berkelanjutan ini diharapkan mampu menciptakan ketahanan sosial bagi keluarga kurang mampu serta menjaga asa generasi rabbani untuk tetap bisa bersekolah dan meraih cita-cita mereka di masa depan.
Pewarta: Akbar Trio Mashuri












