BeritaSumenep

Misteri Bantuan Sapi di Manding Timur Makin Tebal: Penerima Bungkam, Ipar pun Tak Tahu

14
×

Misteri Bantuan Sapi di Manding Timur Makin Tebal: Penerima Bungkam, Ipar pun Tak Tahu

Sebarkan artikel ini

SUMENEP,Globalindo.net – Kasus bantuan ternak sapi di Desa Manding Timur, Kecamatan Manding, masih menyisakan tanda tanya besar dan semakin terasa misterius. Hingga saat ini, keberadaan sapi-sapi yang diduga merupakan bantuan hibah tersebut belum bisa dibuktikan kebenarannya secara fisik.

Ketika awak media kembali melakukan konfirmasi mendalam kepada penerima bantuan yang bernama Ahmad Yakin, ia mengaku bahwa sapi tersebut merupakan bantuan dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep.

“Saat dikonfirmasi, dia mengatakan bantuan sapi tersebut berasal dari anggota Dewan Sumenep,” ujar sumber.

Namun, ketika ditanya lebih detail mengenai identitas sang pemberi, jawaban justru berhenti di situ. Saat ditanya “Dewan siapa?” dan “Dari partai apa?”, Ahmad Yakin memilih diam dan membungkam. Ia tidak bersedia memberikan keterangan lebih lanjut yang bisa menguak kebenaran kasus ini.

Keanehan semakin terlihat ketika tim media mencoba menggali informasi dari keluarga terdekat. Saat ditanya kepada ipar Ahmad Yakin mengenai keberadaan sapi-sapi tersebut, jawaban yang diterima justru “tidak tahu”.

“Bahkan ketika ditanya kepada iparnya, dia tidak tahu sapinya dimana,” tambahnya.

Hal yang sama juga terjadi saat ditanya mengenai lokasi kandang. Mengingat sapi bantuan biasanya memiliki kandang khusus, namun saat ditanya lokasinya, pihak keluarga juga mengaku tidak tahu menahu.

“Ketika ditanya mengenai kandangnya untuk bantuan sapi, dia juga menjawab tidak tahu,” jelasnya.

Dari serangkaian konfirmasi yang menemui jalan buntu tersebut, muncul dugaan kuat di tengah masyarakat. Banyak yang menduga bahwa sapi-sapi bantuan tersebut beserta fasilitas kandangnya kemungkinan besar sudah tidak ada atau sudah berpindah tangan.

“Ada dugaan kuat bahwa sapi dan kandang tersebut sudah tidak ada,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, kasus ini masih menjadi teka-teki. Siapa sesungguhnya pemberi bantuan dan di mana saat ini sapi-sapi tersebut berada, masih belum ada kejelasannya.”

Pewarta: HR

Tinggalkan Balasan