JAWA TIMURSumenep

Prancak Bersholawat Jadi Penutup KKN UNIJA, Mahasiswa Tinggalkan Jejak Pengabdian

112
×

Prancak Bersholawat Jadi Penutup KKN UNIJA, Mahasiswa Tinggalkan Jejak Pengabdian

Sebarkan artikel ini

Sumenep Globalindo.Net // – Malam penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 23 Universitas Wiraraja (UNIJA) di Desa Prancak berlangsung khidmat dan religius. Kegiatan tersebut digelar di Balai Desa Prancak yang dikemas dalam acara “Prancak Bersholawat” bersama majlis Sholawat Al Aqsha yang menjadi penanda resmi berakhirnya rangkaian KKN UNIJA tahun ini.

Firman, perwakilan KKN Posko 23 dalam sambutannya menegaskan bahwa pelaksanaan KKN di Desa Prancak merupakan bentuk konkret implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“KKN ini bukan sekadar aktivitas pengabdian, melainkan sebuah proses akademik yang bersifat integratif. Mahasiswa belajar secara langsung melalui interaksi sosial, melakukan observasi dan penelitian sederhana berbasis kebutuhan desa, serta mengimplementasikan pengetahuan keilmuan dalam bentuk program kerja yang aplikatif dan kontekstual,” ujar Firman.

Sementara itu, Dosen Pendamping Lapangan (DPL), Bapak Rizal, menyampaikan apresiasi mendalam terhadap kinerja mahasiswa KKN Posko 23 selama 15 hari pelaksanaan. Menurutnya, mahasiswa telah menunjukkan dedikasi, kedisiplinan, dan kemampuan adaptasi yang baik dalam menjalankan program kerja di tengah masyarakat.

“Apa yang dilakukan mahasiswa selama KKN ini mencerminkan proses pembelajaran di luar kelas yang sesungguhnya. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik sosial, etika bermasyarakat, dan kerja kolaboratif,” ungkapnya.

Apresiasi juga datang dari Kepala Desa Prancak, Bapak Subhan, yang dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan kontribusi mahasiswa KKN UNIJA. Ia menilai program-program yang dilaksanakan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.

“Kami mengapresiasi teman-teman KKN yang telah melaksanakan program kerja dengan baik dan bermanfaat bagi Desa Prancak. Atas nama pemerintah desa, saya mengucapkan terima kasih dan sekaligus secara resmi membuka acara penutupan KKN ini,” tuturnya.

Selain itu di kesempatan yang sama Firman menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Desa beserta seluruh perangkat desa, organisasi kepemudaan, serta Mas Khairul selaku Bendahara Desa, yang dinilai berperan penting dalam menjembatani program kerja KKN Posko 23 dengan masyarakat. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama 15 hari pelaksanaan KKN terdapat kekhilafan, baik dalam tutur kata maupun perilaku.

“Kami pamit dengan penuh rasa syukur. Desa Prancak bukan hanya tempat kami mengabdi, tetapi juga ruang belajar dan rumah yang meninggalkan kenangan kolektif yang akan terus kami ingat selamanya,” pungkas Firman.

Acara penutupan tersebut menjadi penanda berakhirnya KKN Posko 23 UNIJA di Desa Prancak, sekaligus mempertegas peran perguruan tinggi dalam membangun sinergi akademik dan sosial bersama masyarakat.

Pewarta ; FAY