BANDUNG, Globalindo.Net – Dalam dinamika penegakan hukum di Indonesia, kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum menjadi salah satu indikator utama keberhasilan sistem peradilan. Terlebih lagi di Jawa Barat, sebuah provinsi yang dikenal dengan keragaman budaya dan ekonomi yang cukup tinggi, menjaga kedaulatan hukum menjadi tantangan sekaligus kebutuhan mendesak.
Dalam konteks ini, Corong Jabar, sebuah wadah yang terdiri dari politisi multi-partai, kepala daerah, akademisi, dan profesi lain di Jawa Barat, menaruh harapan besar terhadap kepemimpinan baru Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Ketua Presidium Corong Jabar, Yusup Sumpena.SH.SpM, tokoh Jabar yang akrab disapa Kang Iyus, menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya penegakan hukum yang serius dan transparan.
“Kami berharap di bawah kepemimpinan Bapak H. Hermon Dekristo SH.MH, Kejaksaan Tinggi Jabar mampu bekerja secara lebih cepat, tepat, dan tegas dalam menangani kasus-kasus hukum,” ujar Kang Iyus saat ditemui di Bandung (09/01/26). Ia menambahkan bahwa kecepatan dan ketepatan penindakan sangat vital agar masyarakat merasa yakin akan keadilan dan perlindungan hak-haknya.
Kang Iyus juga mengapresiasi langkah-langkah positif dari Kejaksaan Agung RI yang dipimpin oleh Jaksa Agung Prof. Dr. H. Sinatiar Burhanudin.SH.MH.MM. Menurutnya, respons cepat dan transparansi dalam menindaklanjuti kasus besar menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga integritas lembaga kejaksaan nasional. Hal ini harus menjadi contoh bagi jajaran Kejati Jawa Barat agar melakukan hal serupa.
Lebih jauh lagi, Kang Iyus menegaskan bahwa masyarakat saat ini sedang mengalami krisis kepercayaan terhadap proses penegakan hukum. Banyak kasus yang dilaporkan namun belum mendapatkan tindak lanjut yang memuaskan karena proses penyelidikan dan penyidikan yang berlarut-larut. Padahal, menurut dia, proses tersebut harus dilakukan secara serius namun tidak berlebihan sehingga tidak menghambat kepastian hukum.
“Penegakan hukum harus dilaksanakan tanpa rekayasa maupun intervensi politik dari pihak manapun,” tegas Kang Iyus. Ia menambahkan bahwa wibawa hukum harus dijaga dari campur tangan pihak luar agar tetap teguh sebagai alat pengatur keadilan yang adil dan objektif.
Selain itu, ia menekankan pentingnya pembuktian yang kuat melalui saksi dan bukti lain selama proses penyelidikan dan penyidikan berlangsung. “Jangan sampai kasus berlarut-larut hanya karena kekurangan bukti atau saksi,” katanya. Ia berharap seluruh aparat kejaksaan di Jawa Barat mampu bekerja profesional demi memastikan setiap kasus ditangani dengan adil serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Sebagai bagian dari masyarakat Jawa Barat sendiri yang sangat bergantung pada keberpihakan terhadap keadilan sosial dan hokum positif, Kang Iyus meyakini bahwa penegakan hukum bersih dan transparan akan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat. Masyarakat akan merasa terlindungi hak-haknya dan turut serta menjaga ketertiban serta kedamaian sosial.
Dengan semangat itu pula, Corong Jabar berkomitmen terus mengawasi jalannya proses penegakan hukum di daerah ini agar tetap berjalan sesuai prinsip keadilan dan kebenaran. Harapannya adalah agar kejaksaan mampu memperkuat citra sebagai institusi penegak hukum yang kredibel dan bebas dari pengaruh eksternal.
Akhir kata, Kang Iyus menyampaikan bahwa menjaga kedaulatan hukum adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Upaya serius dari aparat penegak hukum harus didukung oleh seluruh masyarakat untuk mewujudkan Indonesia yang lebih adil dan makmur berbasis kepercayaan terhadap sistem peradilan nasional.
Elyas












