TNI /POLRIBekasiBeritaJawa Barat

Pencegahan Dini di Sekolah: Polsek Kedungwaringin Gencarkan Program Police Goes To School

176
×

Pencegahan Dini di Sekolah: Polsek Kedungwaringin Gencarkan Program Police Goes To School

Sebarkan artikel ini

AIPTU Asep Ingatkan Bahaya Bullying dan Hukum dalam Penyuluhan di SDN 05

KAB BEKASI, Globalindo.Net – Bhabinkamtibmas Polsek Kedungwaringin gencar melaksanakan program “Police Goes To School” sebagai upaya preventif untuk mencegah tindak perundungan (bullying) dan kenakalan remaja di lingkungan sekolah.AIPTU.Asep Saeful Iskandar menyambangi Sekolah SDN 05 Kedungwaringin untuk memberikan pembinaan,Tolak Bullying, Kenakalan Remaja,dan penyuluhan hukum kepada para siswa,Pada.Sabtu,(01/11/2025).

Dalam kegiatan yang berlangsung di Ruang Kelas SDN 05 Kedungwaringin tersebut, AIPTU.Asep Saeful Iskandar, memberikan pemahaman mendalam tentang bahaya dan dampak negatif dari bullying serta berbagai bentuk kenakalan remaja.

“Bullying bukan sekadar bercanda, dampaknya bisa sangat merusak psikologis korban, bahkan bisa berujung pada konsekuensi hukum bagi pelakunya,” tegas AIPTU.Asep Saeful di hadapan puluhan siswa dan guru.

Materi yang disampaikan meliputi berbagai bentuk bullying (fisik dan verbal), bahaya penyalahgunaan narkoba, tawuran pelajar, hingga tertib berlalu lintas. Para siswa diajak untuk saling menghormati, menumbuhkan sikap empati, dan berani melapor jika melihat atau menjadi korban perundungan.

“Kalian adalah generasi penerus bangsa, hindari hal-hal negatif yang bisa merusak masa depan kalian,” pesan AIPTU Asep, penuh motivasi.

Pihak sekolah menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan edukatif dari Polsek Kedungwaringin ini. “Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak Polisi. Kegiatan ini sangat penting untuk menanamkan nilai disiplin dan kesadaran hukum sejak dini kepada anak-anak kami,” ujar salah satu pengajar SDN 05 Kedungwaringin.

Melalui program “Police Goes To School” ini, diharapkan dapat terjalin kerja sama yang erat antara kepolisian, sekolah, dan orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, kondusif, serta bebas dari perilaku menyimpang di kalangan pelajar.

(JM)