Arjasa – Rangkaian lomba paduan suara dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-80 di Kecamatan Arjasa akhirnya tuntas pada Rabu (13/8/2025). Setelah berlangsung sejak Selasa (12/8/2025), lomba dilanjutkan dengan penampilan Tim Penggerak PKK Kecamatan Arjasa yang sebelumnya belum sempat tampil.
Dengan berakhirnya seluruh penampilan, dewan juri pun mengumumkan hasil kejuaraan. Juara pertama diraih Undi 12 dari Laok Jang-jang dengan nilai 66,6. Posisi kedua ditempati Undi 6 dari SMA Negeri 1 Arjasa dengan nilai 65,1, dan juara ketiga diraih Undi 27 dari Desa Kalisangka dengan nilai 64,7.
Lomba ini diikuti oleh 24 tim paduan suara dari seluruh desa di Kecamatan Arjasa, menampilkan lagu wajib Indonesia Raya dan Mengheningkan Cipta, serta lagu pilihan Indonesia Pusaka dan Tanduk Majeng. Setiap kelompok tampil penuh semangat dengan busana bernuansa merah putih yang dipadukan sentuhan tradisional khas Kangean.

Ketua TP PKK Kecamatan Arjasa, Mustika Maduratna Aynizar, A.Md.Gz, menegaskan bahwa lomba ini bukan sekadar ajang adu kualitas vokal, tetapi juga sarana menanamkan nilai nasionalisme dan melestarikan budaya. “Ketika kita menyanyikan lagu kebangsaan, kita sedang menyatakan cinta pada tanah air. Dan saat melantunkan lagu daerah, kita menjaga warisan budaya agar tetap hidup,” ujarnya.
Pembinaan teknis didukung oleh Jakfar Yahya, guru SMA Negeri dan pembina paduan suara di berbagai kelompok, yang memotivasi peserta untuk tidak hanya bernyanyi dengan teknik yang baik, tetapi juga menghayati pesan dari setiap lagu.
Menurutnya, “Menyanyi bukan hanya menyuarakan dan melagukan lirik, tetapi lebih pada menyampaikan pesan atas makna dan isi lagu yang dinyanyikan. Pendengar dan penonton akan menangkap pesan tersebut melalui penghayatan yang diekspresikan dalam bentuk vokal, mimik, dan didukung gestur. Menyanyi dari hati akan sampai juga ke hati.”
Sorak-sorai penonton mengiringi setiap penampilan, menciptakan suasana meriah sekaligus khidmat saat lagu-lagu perjuangan berkumandang. Lomba ini pun sukses mempererat silaturahmi antar-TP PKK Desa dan membuktikan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui seni dan kebersamaan.
Pewarta : Hariyanto/HR












