KAB BEKASI – JABAR
Globalindo.Net // Aksi kekerasan antar remaja kembali menelan korban jiwa. Seorang anggota Karang Taruna Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, berinisial AD, tewas setelah diduga menjadi sasaran penyerangan saat korban mencoba melerai dua kelompok pemuda yang tengah saling serang menggunakan sajam.
Kepada Globalindo.Net Saat di temui di rumah duka Pada.Kamis 12/06/2025.usai pemakaman Korban AD Ketua Karang Taruna Desa Jatireja Jodi Wibawa Menyampaikan bahwa “Kami atas nama keluarga besar pengurus Karang Taruna Desa Jatireja Kabupaten Bekasi, mengucapkan turut berbela sungkawa atas tewasnya salah satu anggota kami yang menjadi korban dari serangan brutal kelompok tawuran .”Ujarnya penuh haru.
Jodi juga mengutuk serta mengecam keras atas peristiwa kekerasan yang menimpa salah satu anggotanya hingga mengakibatkan korban meninggal dunia ia juga berharap kepada pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Cikarang Timur Polres Metro Bekasi untuk segera mengusut tuntas dan menangkap para pelaku aksi tawuran tersebut guna memberikan keadailan kepada keluarga korban.

” Dan kami Karang Taruna Desa Jatireja akan terus mengawal kasus tewasnya anggota kami sampai tuntas,proses hukum agar para pelaku aksi tawuran tersebut mendapat hukuman yang seberat-beratnya, serta pihak keluarga mendapatkan keadilan yang seadil – adilnya dan kami juga berharap serta meminta dengan tegas kepada pihak kepolisian untuk segera menangkap para pelaku tanpa pandang bulu guna memberikan efek jera bagi para pelaku karena membawa senjata tajam di muka umum bahkan sampai menimbulkan korban jiwa sudah jelas undang – undangnya.”Tegasnya.
Di ketahui Peristiwa tragis itu terjadi pada Kamis 12 Juni 2025 dini hari sekitar pukul 01.45 WIB di Jalan Raya Citarik, RT 001 RW 001, Desa Jatireja Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi.Menurut keterangan salah satu warga di lokasi kejadian menjelaskan bahwa korban awalnya berusaha membubarkan aksi tawuran. Namun berdasarkan dari rekaman CCTV terlihat korban justru terdesak, terjatuh, lalu diserang secara brutal
Korban sempat dilarikan ke RS Annisa oleh warga dalam kondisi luka parah. Namun, dalam perjalanan menuju rumah sakit, nyawanya tak tertolong.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dari Polsek Cikarang Timur bersama Polres Metro Bekasi masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku serta melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap identitas pelaku dan motif di balik aksi kekerasan tersebut.
(JM)












