KAB BANDUNG, JABAR
Globalindo.Net // Industri bengkel motor berbahan bakar bensin terus berkembang seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna sepeda motor di Indonesia.
Banyak pengusaha bengkel motor yang berhasil mencapai kesuksesan berkat kerja keras, inovasi, dan strategi yang tepat.
Meskipun lima tahun terakhir indonesia dibanjiri kendaraan bermotor listrik akibat kebijakan yang rencananya akan membatasi kendaraan berbahan bakar minyak bumi dengan memberikan subsidi besar terhadap kepemilikan kendaraan listrik.
Namun demikian konsumen motor berbahan bakar bensin di Indonesia tidak pernah surut bahkan tiap tahun kepemilikan kendaraan motor berbahan bakar bensin terus meningkat jumlahnya.
Alasan karena mudah diperbaiki, serta murah juga tak sedikit karena alasan lainnya terkait ketersediaan bahan bakar, keamanan serta masih memiliki nilai jika dijual kembali (sekon).
GLOBALINDO akan mengulas beberapa kisah sukses pengusaha bengkel motor yang bisa menjadi inspirasi bagi anda yang ingin merintis usaha di bidang ini.
Salah satu kisah inspiratif datang dari Titon 42 seorang montir yang memulai usahanya dari nol.
Berawal sebagai karyawan di bengkel ternama, ia belajar berbagai keterampilan teknis dan manajemen usaha.
Dengan modal terbatas, ia memberanikan diri membuka bengkel sendiri di jln Raya banjaran Kab Bandung berkat pelayanan yang ramah dan berkualitas, pelanggan mulai berdatangan.
“Jasa bengkel itu ibarat jasa dokter. Kalau sudah cocok sama mekanik, pasien dalam hal ini pelanggan ya tetap akan mencari kita,” ujar pria yang rata-rata per bulan bisa meraup keuntungan hingga Rp 9 – 10juta.
Saya selalu mengutamakan kepuasan pelanggan, salah satunya dengan memberikan jaminan produk pelumas yang kami jual produk asli,
Bengkel yang sekarang dimiliki oleh TiTon yang diberi nama “KR 2 motor” sudah dikenal dengan kualitas pelayanannya yang unggul Titon selalu mengutamakan kepuasan pelanggan dengan memberikan pelayanan yang jujur dan mutu terjamin.
Beliau juga memastikan bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan nya dengan teliti dan efisien, pungkasnya.
Galih












