BeritaJAWA TIMURSumenep

Koperasi Merah Putih Resmi Lahir, Desa Jabaan Siap Bangun Ekonomi Mandiri

229
×

Koperasi Merah Putih Resmi Lahir, Desa Jabaan Siap Bangun Ekonomi Mandiri

Sebarkan artikel ini

Sumenep ~ Globalindo.Net// – Upaya membangun kemandirian ekonomi berbasis komunitas terus digalakkan di tingkat desa. Terbaru, Desa Jabaan, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, resmi membentuk Koperasi Merah Putih dalam rapat yang digelar di Balai Desa Jabaan pada Senin (26/5/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program nasional yang dicanangkan pemerintah pusat untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

Rapat pembentukan koperasi tersebut dihadiri oleh sejumlah unsur strategis, mulai dari Camat Manding Siswahyudi Bintoro, M.Si., Kepala Desa Jabaan Hammad, perwakilan Dinas Koperasi, Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga seluruh ketua RT dan RW se-Desa Jabaan.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Jabaan Hammad menegaskan bahwa koperasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan sarana nyata untuk menggerakkan ekonomi masyarakat lokal.

“Koperasi Merah Putih ini merupakan amanah nasional. Di Kecamatan Manding sendiri, dari 11 desa, baru terbentuk 5 koperasi. Kita ingin Jabaan menjadi pelopor gerakan ekonomi rakyat berbasis gotong royong,” ujar Hammad.

Ia menekankan bahwa koperasi harus mampu merangkul seluruh potensi ekonomi desa, mulai dari kelompok tani, pelaku UMKM, hingga usaha berbasis komunitas lainnya.

“Prinsip koperasi adalah gotong royong dan kekeluargaan. Nilai ini yang akan menjadi fondasi agar koperasi benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Camat Manding, Siswahyudi Bintoro, M.Si., dalam arahannya menegaskan pentingnya percepatan pembentukan struktur koperasi agar segera bisa bekerja nyata.

“Rapat hari ini adalah langkah awal. Kita ingin setelah struktur terbentuk, koperasi langsung menyusun program kerja konkret. Target kita, akhir Mei seluruh koperasi desa di Manding sudah tuntas,” tegasnya.

Ia pun memberikan apresiasi terhadap antusiasme masyarakat dan pemerintah desa dalam mendukung pembentukan koperasi.

“Dukungan kolektif seperti ini penting agar koperasi tidak hanya berdiri di atas kertas, tetapi benar-benar menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat,” tuturnya.

Rapat juga menyepakati mekanisme pemilihan pengurus koperasi dilakukan secara terbuka melalui pemungutan suara. Camat mengingatkan agar seluruh peserta menjunjung tinggi hasil musyawarah dan memberikan dukungan penuh kepada pengurus terpilih.

“Koperasi adalah milik bersama. Pengurus tidak bisa bekerja sendiri. Semua unsur desa harus menjadi bagian dari gerakan ini,” pungkasnya.
Dengan semangat gotong royong, kehadiran Koperasi Merah Putih di Desa Jabaan diharapkan menjadi titik awal kebangkitan ekonomi lokal yang berkeadilan dan berkelanjutan.”

Pewarta: HR