BeritaJAWA TIMUR

Puluhan Warga Datangi Polsek Nguntoronadi, Desak Pengembalian Dana Koperasi Syariah MSI

313
×

Puluhan Warga Datangi Polsek Nguntoronadi, Desak Pengembalian Dana Koperasi Syariah MSI

Sebarkan artikel ini

Magetan – Globalindo.Net// Puluhan warga yang mengaku sebagai anggota dan korban Koperasi Syariah MSI mendatangi Mapolsek Nguntoronadi, Rabu (23/4/2025), untuk meminta bantuan pihak kepolisian dalam memproses pengembalian dana simpanan mereka. Warga mengaku resah lantaran hingga kini dana yang mereka simpan di koperasi tersebut tak kunjung dikembalikan.

Menanggapi desakan warga, manajemen Koperasi Syariah MSI akhirnya angkat bicara. Wawan Wandoyo, perwakilan manajemen MSI, memberikan klarifikasi terkait situasi yang tengah terjadi.

“Kami ingin menyampaikan bahwa proses pengembalian dana saat ini sedang kami jalankan dengan penuh tanggung jawab dan kehati-hatian. Kami memahami sepenuhnya bahwa ini adalah hak anggota, dan kami berkomitmen serta bertanggung jawab untuk menyelesaikan seluruh kewajiban kami kepada anggota secara bertahap,” ujar Wawan, Senin (28/4/2025).

Wawan juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan para anggota. Ia menegaskan bahwa seluruh hak anggota akan tetap dikembalikan, meski dilakukan secara bertahap.

“Kami pastikan seluruh hak anggota akan kami kembalikan. Demikian klarifikasi ini kami sampaikan. Terima kasih atas perhatian dan kepercayaan yang diberikan,” tambahnya.

Namun demikian, beberapa anggota koperasi tetap mengungkapkan kekecewaan mereka atas ketidakjelasan waktu pengembalian dana. Salah satunya, Queen, salah seorang anggota koperasi, mengaku belum puas dengan penjelasan yang diberikan.

“Kalau dibilang puas ya belum puas. Harusnya paling tidak ada kejelasan tanggal pengembalian. Saya pribadi inginnya secepatnya, karena dana saya harusnya cair tanggal 25, dan saat ini saya sedang sakit, butuh biaya rumah sakit,” ungkap Queen.

Queen menambahkan, selama tiga tahun menjadi anggota Koperasi MSI, sebelumnya tidak ada masalah. Namun kini, di tengah kebutuhan mendesak, keterlambatan pengembalian dana sangat berdampak pada dirinya.

“Saya sudah berusaha kooperatif. Bahkan terakhir saya sempat menggadaikan srip deposito saya untuk kebutuhan biaya rumah sakit. Tapi srip deposito yang seharusnya cair tanggal 25 itu malah belum bisa saya terima,” keluhnya.

Hingga berita ini diturunkan, warga berharap pihak koperasi dan aparat berwenang dapat segera memberikan solusi terbaik agar dana mereka bisa segera kembali.

{YEKO}