Ngawi -Globalindo.Net // Telephone genggam atau handphone (HP) semakin hari semakin canggih dengan tekhnologi yang terkini bisa di sebut telephone pintar atau Smartphone.
Tapi di Ngawi ada penggemar khusus HP yang terbilang lama atau jadul, salah satu penggemarnya adalah Sugimin atau yang lebih akrab di panggil Mas Men Gondrong, dia tergabung di komunitas Hape Jadul Ngawi Ramah ( H.J.N.R).
Pria berpenampilan gempal dan gondrong ini ternyata banyak koleksinya.
Mas Men Gondrong menceritakan awal mulanya gemar dengan HP jadul,
“Saya dari dulu senang hape jadul,dan kebetulan saya suka service sendiri awal tahun 2000an.” Ceritanya kepada wartawan Globalindo.
Menurutnya HP jadul itu unik, yang mana dulu monoponic terus pindah ke polyponic dan yang dulu 1G dan 2G, lambat laun mulai merambah ke 3G.
“Diera 3G ini bentuk sudah kurang menarik karena pasti kotak atau persegi panjang” jelasnya.

Dia menambahkan bahwa bentuk yang paling unik itu HP yang di era 1G dan 2G. Terlihat dalam meja yang ada di ruangan khusus dan yang ada di etalase tempat koleksinya berjajar berbagai merk hp jadul yang tentu bentuknya unik dan punya nilai seni.
Mulai dari merk Ericsson, Nokia, Siemens, Motorola, Sonny, Samsung serta Sonny Ericson yang terlihat di etalase khususnya telihat banyak jumlahnya sekitar ratusan dari berbagai jenis merk hp, tapi yang terbanyak diantaranya adalah Nokia dengan segala type.
Pria gondrong yang berusia 43 tahun ini menceritakan awal terbentuknya Komunitas H.J.N.R (Hape Jadul Ngawi Ramah). yang berawal dari sosmed lalu ngobrol dan akhirnya ketemu.

Uniknya, lanjut ceritanya, dalam pertemuan itu ada cerita unik, jadi di saat kopdar perdana itu, kita saling cerita, bahwa dulu banyak koleksinya tapi karena tidak ada kawan (penggemar hape jadul di Ngawi) akhirnya di loakin.
” Ada yang satu kresek di barter rokok ada yang di jual hanya puluhan ribu kok kita baru ketemu” ceritanya sambil tertawa mengenang awal ketemunya.” Tuturnya.
Anggota H.J.N.R itu juga tak banyak, di Ngawi yang ikut bergabung itu ada 4 orang walau penggemarnya lebih dari itu tapi yang solid 4 orang itu.
“Banyak sebenarnya di Ngawi penggemar HP jadul, tapi yang solid itu hanya 4 orang, di antaranya Mas Wisnu dari Klitik, Mas Murna Dari Beran beliau dinas di dishub ada juga Mas Yoyok dari Beran dia kerja di dinas PU, jadi banyak dari latar belakang kita sebagai penggemarnya,” ceritanya.
Laki-laki yang beralamat di
Dusun Pangkur
Rt.03 rw 05 Kartoharjo ini sering tidak di rumah, dia lebih sering di tempat kerjanya di jl.kartini.
Lebih tepatnya di kantor DPC Partai PDIP Kab. Ngawi, yangmana dia juga salah satu penjaga kantor DPC Partai PDIP di situ.

“Ini saya lagi memilah milah mana yang masih bisa di pakai dan mana yang sudah blank dan tidak hidup” tunjuknya sambil menunjukkan hp nokia seri keypad samping diaantaranya ada nokia seri 5510, 3300. Ngage qd dan classic salah satu hape game yang jadi trend kawula muda di era tahun 2000an awal.
Dari sekian banyak koleksinya, menurutnya yang paling unik adalah seri N gage, “bentuknya unik dan harganya stabil tidak mau kalah dengan HP Smartphone terbaru, tergantung kondisi dan kelengkapannya, 450 sampai 2 jutaan” ungkapnya.
Di tahun 2024 ini penggemar HP jadul mulai ramai lagi dan harga mulai agak merangkak naik, “kalau harga tergantung dari keunikannya, kondisinya dan seleranya, type Ericsson yang harganya masih lumayan tinggi dari type Paus, Hiu satelite harganya masi satu jutaan keatas” pungkasnya, setelah memilah milah hp yang akhirnya ada yang normal dan segel.
“Semoga nanti ada kopdar kopdar untuk HP jadul lagi seperti dulu kembali” harapnya, selain HP jadul Mas Men Gondrong juga jago service HP Smartphone dan android.
” Saya juga bisa service android dan banyak yang sudah kesini (jalan kartini tempatnya kerja)” pungkasnya sambil menunjukkan HP yang mau di service.
Pewarta : As Wisnu
Editor : Bu Pur












