KAB.BANDUNG-JABAR
Globalindo.Net // Peresmian tersebut dihadiri sejumlah anak disabilitas atau bisa disebut anak istimewa, yang dilaksanakan di Lapangan Bola Voli Jalan Cagak Kecamatan Pacet, Kamis (15/8/2024).
Dadang Supriatna memberikan apresiasi terhadap panitia yang sudah menunjukkan kinerja dan dedikasinya dalam peresmian layanan terapi Rumah Alifa tersebut.
Atas dedikasinya itu, Bupati Bandung pun berencana memberikan penghargaan dan apresiasi kepada pengelola Rumah Alifa pada saat upacara peringatan HUT ke-79 RI. Dadang juga meminta kepada para dokter untuk membantu anak-anak disabilitas tersebut.
Bupati berharap kepada sejumlah pihak disaat anak-anak istimewa ini butuh kursi dan alat bantu untuk diperhatikan. Mengingat anak-anak istimewa itu perlu pelayanan yang sama.
“Untuk membantu anak-anak hebat di semua puskesmas di Kabupaten Bandung. Tenaga therapis ini untuk memberikan pelayanan terbaik kepada anak-anak hebat,” harapnya
Orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini berharap anak-anak hebat itu bisa diobati secara medis dengan cara diberikan layanan terapi.
“Tapi kita kembali ke takdir. Ini mungkin ujian kepada ibu-ibu yang hebat. Pemerintah akan terus hadir di tengah-tengah anak-anak hebat,” tuturnya.
Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung ini juga berharap peresmian layanan terapi Rumah Alifa ini untuk menjawab kebutuhan anak-anak hebat. Peresmian layanan therapy ini betul-betul dirasakan manfaatnya oleh anak-anak hebat tersebut.
“Layanan therapy ini diharapkan bisa disebar di seluruh Kecamatan di Kabupaten Bandung, yaitu di 62 puskemas. Dengan harapan langkah ini bisa mengurangi anak-anak disabilitas,” tuturnya.
Sementara itu, Founder Rumah Alifa Emma Siti Maryamah mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya, khususnya kepada Bupati Bandung atas perhatiannya dalam kegiatan layanan terapi Rumah Alifa tersebut.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati Bandung, kami merasa diperhatikan dan mendapatkan dukungan kepada kami,” katanya sambil mendoakan Bupati Bandung bisa terus memberikan perhatian kepada anak-anak istimewa.
Emma berharap dengan adanya layanan therapy rumah Alifa ini jadi pilot project bagi Kecamatan lainnya di Kabupaten Bandung untuk membantu anak-anak hebat.
Ia mengungkapkan atas kolaborasi Rumah Alifa dengan Dinas Sosial Kabupaten Bandung itu, hingga saat ini pendataan anak-anak difabel di Kabupaten Bandung sudah hampir rampung mencapai 80 persen atau sekitar 1.248 orang.
sum : FNC
(Rf).












