Nasional

Peresmian Mall Pelayanan Publik Ke-207 Di Kabupaten Ngawi Oleh Menteri Pemberdayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar

578
×

Peresmian Mall Pelayanan Publik Ke-207 Di Kabupaten Ngawi Oleh Menteri Pemberdayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar

Sebarkan artikel ini

NGAWI.Globalindo.Net// Komitmen pemerintah untuk menyediakan layanan terpadu bagi masyarakat kembali dibuktikan lewat diresmikannya Mal Pelayanan Publik (MPP) ke-207 di Kabupaten Ngawi. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mengingatkan bahwa pesan utama dari pendirian MPP adalah pengintegrasian pelayanan bukan hanya sekadar fisik gedung yang megah.

“MPP ini kan gedung, tapi sebenarnya rohnya, spiritnya adalah pengintegrasian layanan, maka harus benar-benar terlihat perbedaan. Dampaknya rakyat menjadi lebih cepat, mudah, lebih murah, dan transparan saat mengurus pelayanan publik,” ujarnya saat memberikan arahan pada Peresmian MPP Kabupaten Ngawi di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (27/06).

Pada kesempatan itu, Menteri Anas mengapresiasi Pemkab Ngawi yang telah menyediakan ruang yang proporsional untuk mengakses berbagai layanan di satu tempat. Ia mengajak Pemkab Ngawi untuk terus bertransformasi lewat peningkatan tata kelola Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Perbaikan ekosistem pelayanan publik yang terfokus pada empat aspek, yaitu direct services, mobile services, self services, dan elektronic services. Anas menegaskan pemerintah sebagai penyedia layanan harus menyiapkan langkah ke depan dengan menyediakan layanan berbasis digital selain direct service yang telah ada.

“Mudah-mudahan di Ngawi ini jadi model bagi teman-teman di sekitar Ngawi sehingga nanti akan memberikan pelayanan yang berdampak dan kalau disurvei masyarakatnya akan meningkatkan kepuasannya,” ujar Anas.

Pj. Gubernur Jawa Timur yang diwakili Kepala Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan (Bakorwil) | Madiun R. Heru Wahono Santoso menyampaikan peresmian MPP di Ngawi merupakan wujud komitmen yang tinggi untuk menyediakan layanan yang prima bagi masyarakat. Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan semua kabupaten/ kota di wilayahnya untuk segara memiliki MPP atau MPP Digital.

Sementara dalam sambutannya Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menjelaskan, bahwa dengan MPP di Kabupaten Ngawi merupakan komitmen dan partisipasi aktif dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tentunya semua berharap kehadiran MPP ini menjadi sebuah eskalasi atas pelayanan prima seluruh instansi penyelenggaraan pelayanan publik di Ngawi.

“Untuk saat ini MPP ini ada 39 instansi dengan 152 pelayanan.

Dia menambahkan, MPP ini juga memberikan sarana bagi pemberdayaan UMKM dengan menyediakan gerai untuk memasarkan produk unggulan Kabupaten Ngawi. Di samping itu MPP tersedia coworking space sebagai sarana bagi para pemuda di bidang multimedia.

Dikatakan, layanan terintegrasi penuh BPJS Kesehatan di MPP ini merupakan yang pertama di Indonesia yang menjadi pilot project, nantinya diharapkan direplikasi oleh BPJS Kesehatan di seluruh Indonesia sekaligus sebagai wujud komitmen pemerintah daerah untuk perlindungan sosial kepada masyarakat.

Pewarta :wis

Editor:Pur