SumenepTerbaru

Kades Dapenda Membodohi Rakyatnya Terkait Bantuan PKH

1333
×

Kades Dapenda Membodohi Rakyatnya Terkait Bantuan PKH

Sebarkan artikel ini

Sumenep, Globaindo.Net // Warga Desa Dapenda Kecamatan Bantang – Batang Kabupaten Sumenep kebingungan karena Hak nya untuk mendapatkan PKH (progam keluarga harapan) dan gigit jari setelah mendatangi Kantor Pos Kecamatan Batang – Batang ternyata diketahui telah di blokir bantuan tersebut.

Hal itu berawal dari cerita pengakuan warga penerima PKH (program keluarga harapan) insial H (34) dan insial E (42) yang mendapatkan informasi malam Rabu (28/05/2024) dari Ketua PKH Desa sebut saja nama panggilan Muni’ah, mengatakan, untuk mengambil bantuan PKH di kantor Pos Kecamatan Batang – Batang.

Dan anehnya setelah penerima PKH mendatangi kantor Pos pada hari Rabu (29/05/2024) mendapati bantuan PKH telah di blokir dengan alasan penerima bantuan PKH itu berada diluar kota.

” Jadi saya kaget Mas, bantuan hak saya (PKH) di blokir, pihak pos itu sudah mengirimkan surat ke Kades yang telah ditanda tangani dengan membuat keterangan bohong, ” Ungkap insial H kepada awak media.

Begitu juga dengan insial E (42), merasa heran atas bantuan PKH yang telah di blokir. Dan langsung mendatangi rumah oknum Kepala Desa untuk mempertanyakan hal tersebut.

” Saya datang langsung Mas ke rumah Kadesnya, saya tanya terkait bantuan PKH yang diblokir saat ke kantor Pos, tetapi Kepala Desa berdalih tidak tau soal bantuan itu, ” Ungkap insial E

Kemudian awak media langsung investigasi ke Kantor Pos Kecamatan Batang – Batang (30/05/2024) guna mempertanyakan penerima bantuan PKH yang telah diblokir kepada karyawan Pos berinsial B.

” Saya Mas udah komunikasi dengan pendamping, karena waktunya sudah habis jadi di blokir sama Pusat, Jadi saya minta data penerima PKH yang belum diambil dan lalu minta tanda tangan ke Kepala Desanya, ” Ungkap insial B.

Lanjut kata insial B ” Kepala Desa itu Mas menyampaikan bahwak penerima PKH tersebut tidak ada disini tetapi berada di luar kota, ” Imbuhnya.

Dengan begitu oknum Kades Dapenda Diduga bermain bantuan PKH dengan memberikan keterangan Hoax atas warga penerima PKH bahwa mereka berada diluar kota.

Tentu saja keterangan oknum Kades Dapenda buat geram warganya yaitu insial H dan insial E yang mengatakan berada diluar kota, padahal mereka berdua ada di rumahnya.

Maka atas kejadian hal tersebut awak media akan mendatangi atau mengkonfirmasi kepada oknum Kades Dapenda atas kesah keluhan warganya terkait bantuan PKH yang telah di blokir dan keterangan yang disampaikan kepada karyawan Pos bahwa penerima PKH tersebut berada di luar kota.

Pewarta : HOLIB