Kabupaten BandungBeritaJawa Barat

Bupati Bandung Berharap PWI Kedepan Semakin Profesional dan Bermartabat

299
×

Bupati Bandung Berharap PWI Kedepan Semakin Profesional dan Bermartabat

Sebarkan artikel ini

KAB.BANDUNG, Globalindo.Net // Bupati Bandung Dadang Supriatna mengucapkan selamat atas pelantikan pengurus PWI dan IKWI Kabupaten Bandung masa bakti 2023-2026.

Bupati Bandung mengungkapkan bahwa PWI sebagai organisasi kewartawanan, tentunya sebagai corong untuk menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada PWI yang selama ini sudah memberikan informasi yang seluas-luasnya kepada publik. Tentunya tanpa bantuan insan pers, kami dari Pemkab Bandung tidak ada apa-apanya.

Keberadaan insan pers sangat dibutuhkan dalam menyampaikan informasi,” kata Bupati Dadang didampingi Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo dan Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Inf Tinton Amin Putra di Gedung Dharma Wanita Soreang, Rabu (29/5/2024).

Didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Bandung Yosep Nugraha, Dadang menuturkan dalam menyikapi Indonesia Emas tahun 2045, pihaknya sudah merencanakan berbagai ikhtiar dan langkah-langkah yang sudah dimasukkan dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Bandung tahun 2025-2045.

“Ada lima hal yang harus kita suguhkan kepada publik. Terutama dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia yang profesional dan paham tentang IT,” kata Dadang.

Tentunya ini tidak bisa dihindari masalah digitalisasi dan transformasi, terutama dalam pengalihan industri pertanian dan sebagainya, mengingat semuanya sudah digitalisasi, imbuh Bupati

“Termasuk kemarin sudah launching dan langsung dibuka oleh Pak Presiden, bahwa kita sudah saatnya untuk satu aplikasi. Namanya Ina Digital. Dengan itu diharapkan setiap instansi dan setiap dinas tidak boleh ada dua aplikasi, cukup dengan satu aplikasi Ina digital.

Mohon ini diinformasikan kepada publik, sehingga pelayanan baik kepada kementerian bisa satu aplikasi atau satu titik,” katanya.