Sumenep, Globalindo.net//- Pelaksanaan Musyawarah Kabupaten (Muskab) II Asosiasi Kepala Desa (AKD) Sumenep, yang diadakan selama dua hari mulai tanggal 18 Mei 2024 – 19 Mei 2024 di Hotel Grand Whiz Tretes, mendapatkan sorotan dari beberapa kalangan, salah satunya Hasyim Khafani Pengamat Hukum Milenial.
Pasalnya acara Muskab II AKD Sumenep itu dihadiri oleh Bapak MH. Said Abdullah Ketua Banggar RI dan juga turut hadir orang nomor satu di Kabupaten Sumenep Bapak Achmad Fauzi Wongsojudo Bupati Sumenep, yang mana mereka berdua notabene merupakan tokoh Partai Politik PDIP.
” jadi, beberapa hari ini saya mengamati persoalan yang ada di Kabupaten Sumenep dan juga terfokus pada suatu musyawarah yang diadakan di Trawas tentang Muskab II, ” ungkap Hasyim Khafani.
Lebih lanjut kata Pengamat Hukum Milenial, mengatakan heran atas pertemuan Muskab II AKD Sumenep yang diadakan sampai diluar kota, ” Muskab tersebut menimbulkan pertanyaan bagi saya, soalnya itukan pembahasan mengenai Sumenep, lalu kenapa pertemuannya di diadakan diluar wilayah Kabupaten Sumenep, dan juga perlu di pertanyakan terkait anggarannya dapat dari mana kok bisa diadakan diluar, ” ungkapnya.
Soalnya seperti yang diketahui oleh publik, bahwa dalam beberapa bulan kedepan akan ada nuansa kontestasi Pilkada 2024.
” Ketika diadakan diluar Kabupaten Sumenep ini menimbulkan praduga bagi beberapa kalangan, mungkin saja pertemuan tersebut menimbulkan akrobatik barisan black campaign, ” ungkap Hasyim Khafani Pengamat Hukum Milenial.
Bahkan Pengamat Hukum Milenial, mengungkapkan, teringat orang nomor 1 di Kabupaten Sumenep sempat menimbulkan pro dan kontra tentang reaktivasi kereta api, dan ada juga yang mendukungnya untuk menuju Pilgub 2024, namun dirasa kurang kuat mungkin untuk didorong ke Jawa Timur, makanya melakukan manuver lain.
” Semoga saja dugaan saya tidak tepat ya, Semoga saja MUSKAB II yang diadakan AKD Sumenep itu memang benar membahas masa depan Sumenep, bukan perihal lain terkait penentuan siapa yg akan diuntungkan nantinya, ” tegas Hasyim Khafani Pengamat Hukum Milenial.
Pewarta : HOLIB
Editor : Redaksi












