BerandaBeritaJAWA TIMURPemerintahanSosial dan budayaSumenepTerbaru

Launching Kampung Zakat Terpadu Desa Pandian Kec Kota Sumenep Kabupaten Sumenep Th. 2024

357
×

Launching Kampung Zakat Terpadu Desa Pandian Kec Kota Sumenep Kabupaten Sumenep Th. 2024

Sebarkan artikel ini

Sumenep I Globalindo.net – Zakat merupakan Rukun Islam yang ke empat dimana setiap ummat muslim diwajibkan untuk melaksanakan serta mengamalkannya.

Dalam hal ini Desa Pandian Kec. Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Jatim, melaunching keberadaan Kampung Zakat Terpadu yang dilaksanakan pada hari Rabu, 03/1/01/2024 bertempat dirumah Kepala Desa M.Budianto Jalan Barito Pandian Sumenep.

Acara tersebut dilaksanakan oleh Kementerian Departemen Agama yang berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep.

Diadakannya acara tersebut, mempunyai maksud dan tujuan, untuk menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat kurang mampu dalam menopang keberlangsungan hidup kesehariannya dalam lingkungannya.

Acara dimulai dengan pembukaan dan diteruskan pembacaan ayat ayat suci Al Qur’an serta sambutan – sambutan.

Sambutan pertama disampaikan oleh Kepala Kantor Departemen Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep KH.Abd. Wasid, M.PdI. sebagai laporan pelaksanaan kepada Bupati Sumenep.

Dalam laporannya beliau mengatakan bahwa,

“Kampung Zakat Terpadu akan melaksanakan 23 program kegiatan, diantaranya penyerahan bantuan pemberdayaan ekonomi umat sebesar Rp 20 juta kepada pengusaha batik yang ada di desa tersebut”.

“Kampung Zakat Terpadu ini merupakan bentuk upaya dalam mengentaskan kemiskinan serta peningkatan taraf hidup masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu ditempat yang sama Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sumenep Bapak Ir.Didik Wahyudi dalam hal ini mewakili Bupati Sumenep, dimana pada kesempatan itu berhalangan hadir untuk meresmikan/membuka peluncuran Kampung Zakat Terpadu.

 

Ir. Didik Wahyudi menyampaikan dalam sambutannya,

“Dibentuknya Kampung Zakat Terpadu ada di desa Pandian merupakan salah satu bentuk kerjasama dan sinergitas antara Kementerian Agama dan Pemerintah Daerah dalam rangka pemberdayaan masyarakat”. tuturnya

Selanjutnya Ir. Didik Wahyudi menambahkan dalam sambutannya,

“Kabupaten Sumenep merupakan daerah terpopuler di Jawa Timur karena pemberdayaan masyarakatnya sangat baik dalam hal tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Artinya ada harapan terhadap apa yang menjadi tujuan kita bersama,” imbuhnya.

Ir.Didik Wahyudi berharap agar nantinya sinergitas Pemerintah Daerah dengan Kementerian Agama untuk terus ditingkatkan melalui program yang sama demi menuju pemberdayaan masyarakat Sumenep.

Dikesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan secara langsung berupa bantuan kepada 10 orang yatim, 10 orang kaum duafa, modal usaha kerajinan batik, dan bantuan hewan ternak kambing sebanyak 6 ekor.

Selanjutnya, acara ditutup dengan pembacaan do’a yang disampaikan oleh K.Said Samsuri, MM.Pd [Haji/Red].