BeritaSumenep

Gebyar 3M: Langkah Nyata RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Menuju Akreditasi Paripurna

20
×

Gebyar 3M: Langkah Nyata RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Menuju Akreditasi Paripurna

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, Globalindo.net – Di balik denyut layanan kesehatan yang berjalan tanpa henti, RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep tengah menata langkah dengan lebih serius. Bukan sekadar menjalankan rutinitas harian, rumah sakit milik pemerintah daerah ini tengah mempersiapkan lompatan besar demi mencapai satu target utama: akreditasi paripurna.

Komitmen tersebut diwujudkan secara nyata melalui penyelenggaraan Gelar Aksi Mutu & Safety bertajuk “Gebyar 3M: Mutu, Mantap, Meriah”. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai Kamis hingga Senin (17–21 Juni 2026), bertempat di Ruang Pertemuan Lantai III RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.

Lebih dari sekadar agenda seremonial, acara ini menjadi ajang pembuktian kemampuan seluruh insan rumah sakit dalam menjaga standar pelayanan terbaik bagi masyarakat. Keterlibatan aktif dari seluruh unit pelayanan dan unsur manajemen menunjukkan bahwa peningkatan mutu bukanlah tugas segelintir pihak saja, melainkan gerakan bersama yang harus tertanam di setiap lini kerja.

Berbagai lomba yang sarat nilai edukasi digelar dalam suasana kompetitif namun tetap konstruktif. Di antaranya adalah lomba Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang menguji kecepatan dan ketepatan penanganan kegawatdaruratan, penggunaan Spill Kit sebagai standar penanganan insiden tumpahan bahan berbahaya, praktik Cuci Tangan Enam Langkah sebagai simbol kedisiplinan dalam pencegahan infeksi, hingga Cerdas Cermat Mutu dan Keselamatan Pasien yang mengasah pemahaman teori sekaligus penerapan praktik di lapangan.

Di balik setiap cabang lomba tersebut tersimpan pesan mendalam: keselamatan pasien tidak terjadi secara kebetulan, melainkan dibangun di atas kompetensi yang mumpuni, kedisiplinan tinggi, serta budaya kerja yang terus diasah tanpa henti.

Ketua Panitia sekaligus Ketua Komite Mutu RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, drg. Yenny Tri Suci, M.Kes, menegaskan bahwa Gebyar 3M merupakan bagian dari strategi utama untuk memperkuat budaya mutu di lingkungan rumah sakit. Menurutnya, peningkatan kualitas layanan hanya dapat tercapai jika seluruh staf memiliki pemahaman yang sama, kemampuan yang terstandar, serta komitmen yang teguh terhadap keselamatan pasien.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan dan pengetahuan staf dalam tata laksana Bantuan Hidup Dasar, penggunaan spill kit, serta kepatuhan terhadap prosedur cuci tangan enam langkah,” ungkapnya.

Lebih jauh, drg. Yenny berharap kegiatan ini mampu menjadi pemantik perubahan pola pikir dan budaya kerja di lingkungan RSUDMA Sumenep. Dari sekadar menjalankan tugas rutin, bertransformasi menjadi kesadaran penuh bahwa mutu layanan adalah prioritas utama.

“Harapan kami, seluruh civitas RSUD semakin bermutu dan berkualitas dalam menjaga keselamatan pasien. Sebab, keselamatan pasien adalah inti dari seluruh pelayanan yang kami berikan,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa Gebyar 3M bukan sekadar ajang lomba atau kompetisi internal semata. Kegiatan ini berfungsi sebagai ruang evaluasi sekaligus sarana penguatan kapasitas seluruh tenaga kesehatan, agar selalu siap tanggap dan kompeten menghadapi berbagai situasi dalam pemberian layanan medis.

Dengan semangat kebersamaan yang tinggi, para peserta yang berasal dari berbagai unit pelayanan maupun manajemen terlihat sangat antusias mengikuti setiap rangkaian acara.

Gebyar 3M ini menjadi penanda penting: langkah menuju akreditasi paripurna bukanlah sekadar target administratif semata. Melainkan sebuah perjalanan panjang untuk membangun budaya mutu yang hidup, disiplin, dan berkelanjutan, yang diterapkan dalam setiap detik pemberian pelayanan kepada masyarakat.

Pewarta: HR

Tinggalkan Balasan