KAB BEKASI, Globalindo.Net – Padepokan Saung Leluhur Sunda (SLS) Desa Jatireja bekerja sama dengan Pengurus Karang Taruna di bwah binaan Olim Suhendar resmi mengirimkan kontingen untuk mengikuti ajang bergengsi Pasanggiri Seni Ibing Pencak Silat dalam rangka Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Bekasi pada Minggu, (31/05/ 2026). Kebersamaan ini menjadi bukti nyata kolaborasi pemuda dan pelaku seni dalam melestarikan warisan budaya Nusantara di tengah modernisasi zaman.Keikutsertaan kontingen dari Desa Jatireja Kecamatan Cikarang Timur ini dilepas dengan penuh semangat dan optimisme.
Langkah ini tidak hanya membidik prestasi olahraga dan seni di tingkat kabupaten, tetapi juga menjadi sarana penguatan karakter bagi generasi muda di wilayah Kabupaten Bekasi.Sinergi Pemuda dan Pelestari BudayaKolaborasi antara Padepokan Saung Luhur Sunda ( SLS ) dan Karang Taruna di bawah binaan tokoh Jatireja Olim Suhendar, menunjukkan komitmen kuat dalam menghidupkan kembali roh seni bela diri tradisional. Menurut Olim Suhendar Pengurus Karang Taruna menegaskan bahwa pencak silat, khususnya seni ibing, bukan sekadar olahraga fisik melainkan identitas jati diri bangsa yang sarat akan nilai etika dan estetika.

“Kehadiran kami di PORKAB Kabupaten Bekasi 2026 ini adalah wujud nyata komitmen pemuda Desa Jatireja untuk terus menjaga dan memelihara budaya Sunda. Melalui gerakan seni ibing pencak silat, kita menyatukan energi positif pemuda ke arah yang produktif dan berprestasi, semoga padepokan saung leluhur Sunda ( SLS) Desa Jatireja bisa membawa pulang piala medali dan prestasi terbaik untuk masa depan serta mengharumkan nama Desa dan Kecamatan Cikarang Timur.”Ujar Olim Suhendar perwakilan pengurus Karang Taruna di sela-sela persiapan kompetisi.
Menjaga Tradisi di Panggung PORKAB Bekasi. Ajang Pasanggiri Seni Ibing Pencak Silat dalam PORKAB Bekasi tahun 2026 ini di gelar di Gedung PGRI Kecamatan Tambun Selatan, dan diikuti oleh berbagai paguron (perguruan) terbaik dari seluruh penjuru kecamatan di Kabupaten Bekasi. Pertunjukan seni ibing dari Padepokan Saung Luhur Sunda ( SLS) Jatireja berhasil menarik perhatian para juri dan penonton lewat keselarasan gerak jurus silat yang diiringi tabuhan musik kendang pencak yang dinamis.
Di Tempat terpisah Ketua KORMI Kabupaten Bekasi Ibu Ratu Arisdiana memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya Pasanggiri Seni ibing Pencak Silat dalam rangkaian FORKAB Kabupaten Bekasi. Kegiatan yang diikuti oleh para pendekar dari berbagai paguron ini bukan sekadar ajang kompetisi atau perlombaan untuk meraih medali. Lebih dari itu, Forkab adalah ruang bugar, ruang gembira, serta wadah untuk saling mengenal, membangun kebersamaan, dan menguatkan semangat kolektivitas warga Kabupaten Bekasi.
“Seni Ibing Pencak silat adalah warisan adiluhung asli nusantara yang memadukan gerak fisik, mental, spiritual, dan seni budaya yang sangat kaya. Melalui momentum Pasanggiri di ajang Forkab ini, kita bersama-sama menunjukkan komitmen nyata untuk merawat kearifan lokal agar tidak tergerus zaman, sekaligus mengenalkannya secara masif kepada generasi muda, khususnya para pelajar di Kabupaten Bekasi.Sesuai dengan visi KORMI, kami ingin membangun masyarakat Kabupaten Bekasi yang sehat, bugar, gembira, dan luar biasa. Mari kita jadikan ajang ini untuk mempererat tali silaturahmi antar-paguron, menjunjung tinggi nilai sportivitas, serta menumbuhkan rasa cinta yang mendalam terhadap budaya bangsa.”Ujarnya.
Melalui keikutsertaan ini, Padepokan Saung Leluhur Sunda (SLS) Jatireja berharap dapat memotivasi desa-desa lain di Kabupaten Bekasi untuk terus mendukung bakat-bakat lokal dalam bidang olahraga tradisional. Kegiatan ini diharapkan mampu mencetak atlet-atlet seni silat potensial yang siap membawa nama baik daerah ke tingkat provinsi maupun nasional di masa mendatang
( JM)












