PolitikBekasiBerita

Walaupun Berbeda Tetap Saudara”, Desa Jatibaru Gelar Deklarasi Damai Pemilihan Anggota BPD Periode 2026 – 2034.

47
×

Walaupun Berbeda Tetap Saudara”, Desa Jatibaru Gelar Deklarasi Damai Pemilihan Anggota BPD Periode 2026 – 2034.

Sebarkan artikel ini

KAB BEKASI, Globalindo.Net – Suasana kekeluargaan dan persatuan menyelimuti Aula Kantor Desa Jatibaru Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi, pada Minggu (10/05/2026) siang. Seluruh calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, panitia pemilihan, dan unsur Pemdes Jatibaru berkumpul untuk melaksanakan Deklarasi Damai Pemilihan Anggota BPD periode 2026-2034.Mengusung tema “Walaupun Berbeda Tetap Saudara, Desa Jatibaru Aman dan Damai”, deklarasi ini bertujuan mematangkan komitmen bersama dalam menjaga kondusivitas desa menjelang pemilihan yang akan dilaksanakan secara demokratis.

Acara inti ditandai dengan pembacaan naskah deklarasi oleh peewakilan Panitia Asan Hidayat pembacaan Fakta integritas kesepakatan bersama oleh Yamar Widiana , disaksikan oleh Kepala Desa Jatibaru Sadar Darmadi, Ketua Panitia Al Insani.S.Kom.Gr, serta Binmaspol AIPTU.Eko.Mardi Utomo.S.H. dan Babinsa Desa Jatibaru beserta para tokoh masyarakat.

Bukan Sekadar SeremonialKepala Desa Jatibaru Sadar Darmadi, dalam sambutannya menekankan bahwa deklarasi ini bukan sekadar seremonial, melainkan janji moral untuk bersaing secara sehat.”Pemilihan BPD adalah pesta demokrasi tingkat desa. Berbeda pilihan adalah hal wajar, namun jangan sampai perbedaan tersebut merusak persaudaraan yang sudah terjalin. BPD adalah wakil masyarakat, maka jadilah wakil yang mengedepankan musyawarah,” Ujar Sadar Darmadi.

Sementara itu Binmaspol Desa Jatibaru yang mewakili unsur Kepolisian dari Polsek Cikarang Timur Aiptu.Eko.Mardi.Utomo.S.H, menambahkan, komitmen “Walaupun Berbeda Tetap Saudara” sangat relevan untuk mencegah gesekan sosial. Menurutnya, BPD memiliki fungsi krusial dalam menampung aspirasi , sehingga pemilihan harus berjalan damai dan transparan.Poin-Poin DeklarasiDalam naskah deklarasi tersebut

“Para calon anggota BPD bersepakat untuk, Melaksanakan pemilihan yang jujur, adil, aman, dan tertib.Menjaga persatuan dan kesatuan warga desa, serta menghindari politik uang maupun kampanye hitam.Siap menerima hasil pemilihan dengan lapang dada (siap menang, siap kalah).” Tambahnya.

Acara ditutup dengan pembagian piagam kesepakatan dan doa bersama serta sesi foto bersama kemudian di lanjutkan dengan salam komando antara para calon anggota BPD sebagai simbol persaudaraan, menegaskan bahwa pasca pemilihan, seluruh warga kembali bersatu membangun desa.

( JM)

Tinggalkan Balasan