JAWA TIMUROlahragaSumenep

Nama Bupati Sumenep Dipakai untuk Turnamen, Diduga Oknum PBVSI Manfaatkan sebagai Ladang Bisnis

65
×

Nama Bupati Sumenep Dipakai untuk Turnamen, Diduga Oknum PBVSI Manfaatkan sebagai Ladang Bisnis

Sebarkan artikel ini

SUMENEP,Globalindo.net – Gelaran turnamen bola voli bergengsi Piala Bupati Cupdi desa kasengan kecamatan Manding kabupaten Sumenep kini menjadi sorotan tajam. Pasalnya, nama besar Bupati Sumenep yang digunakan sebagai identitas acara ini diduga justru dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk kepentingan pribadi atau kelompok.

Dugaan kuat menyebutkan bahwa ada oknum pengurus Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) setempat dengan inisial R yang diduga mengambil kesempatan di kancah olahraga ini.

Alih-alih murni untuk memajukan prestasi olahraga dan menghibur masyarakat, event yang mengatasnamakan kepala daerah ini justru dicurigai dijadikan ajang bisnis yang merugikan penonton.

Keberadaan turnamen yang menggunakan nama Bupati tentu memiliki bobot dan kepercayaan tersendiri di mata masyarakat. Namun, hal ini tampaknya disalahgunakan oleh pihak yang memegang kendali pelaksanaan dengan menjual tiket masuk yang bertulis 15rb di jual 20rb oleh oknum.

Dikatakan bahwa oknum inisial R tersebut diduga memanfaatkan momen ini untuk meraup keuntungan finansial. Hal ini terlihat dari praktik penjualan tiket yang dinilai tidak wajar dan memberatkan penonton, seperti yang telah diungkapkan sebelumnya.

Padahal, event yang mengusung nama pejabat daerah seharusnya berorientasi pada pengembangan bakat, hiburan rakyat, dan promosi daerah, bukan justru menjadi komoditas dagang.

Tindakan yang diduga dilakukan oknum ini tentu sangat merugikan. Tidak hanya merugikan kantong masyarakat, tetapi juga bisa mencoreng citra dunia olahraga di Sumenep serta nama baik pemerintahan yang diwakili oleh Bupati.

Masyarakat berharap agar pihak berwenang, termasuk pengurus PBVSI pusat dan pemerintah daerah, dapat segera menindaklanjuti dugaan ini. Perlu adanya investigasi yang jelas untuk memastikan apakah benar ada penyalahgunaan wewenang dan nama baik dalam penyelenggaraan turnamen ini.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait terkait dugaan keterlibatan oknum tersebut.”

Pewarta: HR

Tinggalkan Balasan