KAB. BEKASI, Globalindo.Net – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Labansari, Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi, yang seharusnya berfungsi sebagai lembaga pengawas dalam penyelenggaraan Pemerintahan Desa, justru terkesan menutup mata dan diam seribu bahasa menyikapi polemik yang sedang terjadi di masyarakat. Senin, 04/05/2026
Ketua BPD Labansari Dede Hendra, hingga saat ini enggan memberikan tanggapan maupun klarifikasi saat diberikan pertanyaan oleh warga, terkait isu yang berkembang luas di masyarakat. Kontroversi tersebut menyangkut tahapan penetapan daftar nama tokoh yang diusung sebagai utusan dalam proses pemilihan dan pengisian anggota BPD, yang diduga tidak prosedural, tertutup hingga didugaan ada setingan.
Viral dan menjadi tanda tanya besar. !
Isu mengenai proses pemilihan pengisian anggota BPD ini kini tengah viral dan menjadi perbincangan publik. Hal ini memunculkan tanda tanya besar dibenak warga: Ada apa dengan BPD Labansari hingga bersikap diam?
Padahal, sebagai pihak yang memegang jabatan Ketua, Dede Henda seharusnya responsif dan memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait persoalan yang mencuat. Diamnya itu apakah tidak paham atau memang tidak tahu?
Sikap diam inilah dinilai sangat tidak wajar, semestinya BPD selaku wakil masyarakat harus benar-benar menjalankan tugas dan fungsinya sesuai aturan dan perundang-undngan, karena BPD merupakan pilar tegaknya Demokrasi.
Terlebih jika dibiarkan tanpa ada tindakan, dipastikan akan sangat merugikan pihak para calon kandidat juga masyarakat yang merasa tidak diperlakukan adil.
Asumsi masyarakat: Apakah karena dia disebabkan maju kembali?
Sikap abai yang ditunjukkan Ketua BPD, akan memicu spekulasi keras ditengah masyarakat. Muncul dugaan kuat alasan dibalik kebungkamannya itu adalah karena ia sendiri mendaftarkan sebagai calon kandidat anggota BPD untuk periode 2026-2034.
Pertanyaan inilah yang kini terus terbesit dalam pemikiran masyarakat: Apakah netralitas dan fungsi pengawasan telah tergadaikan hanya demi kepentingan pribadi untuk bertahan dikursi jabatan? Hingga berita ini diturunkan, ketua BPD Labansari masih belum bersedia memberikan jawaban dan klarifikasinya.
( Os )












