JAKARTA,Globalindo.net – Publik kembali digemparkan dan dibuat terharu dengan beredarnya video momen menyayat hati di media sosial. Video tersebut merekam kesedihan mendalam seorang ayah yang kehilangan putrinya, Vica Acnia Fratiwi, dalam insiden kecelakaan maut antara Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/04/2026) malam.
Momen pilu tersebut diabadikan dan dibagikan melalui akun Instagram @noise.talks pada Rabu (29/04/2026). Dalam video yang viral itu, terlihat jelas sang ayah menangis tersedu-sedu sambil memeluk erat peti jenazah putri tercintanya.
“Sehari sebelumnya, ia masih berkeliling untuk mencari keberadaan putrinya, berharap ada kabar baik,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.
Namun, harapan itu kini pupus sudah. “Sekarang pencarian itu berakhir duka,” tambah caption tersebut, menyentuh hati ribuan netizen yang melihatnya.
Sebelum menerima kenyataan pahit tersebut, tercatat momen saat sang ayah masih berusaha mencari putrinya. Pada Selasa (28/04/2026) di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, pria tersebut terlihat berjalan tergesa-gesa dengan wajah penuh ketegangan.
Di tangannya, ia menggenggam kuat selembar kertas berisi foto Vica Acnia Fratiwi. Matanya terus menyapu setiap sudut ruangan, memeriksa setiap informasi yang ada, dengan harapan besar bisa menemukan anaknya dalam keadaan selamat atau mendapatkan petunjuk keberadaannya.
Wajahnya yang tegang dan penuh harap itu kini berganti menjadi duka mendalam. Vica Acnia, putri tercinta yang ditunggunya, kini telah terbaring tenang di dalam peti jenazah usai melalui proses identifikasi di RS Polri Kramat Jati.
Kisah perjuangan sang ayah yang sempat mencari dengan selembar foto ini menjadi gambaran nyata betapa besarnya rasa cinta dan kehilangan yang dirasakan keluarga korban.
Berkaca dari tragedi ini, pihak kepolisian melalui Polda Metro Jaya telah merilis data terbaru. Hingga saat ini, tercatat jumlah korban yang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut mencapai 15 orang.
Selain korban jiwa, puluhan orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dengan berbagai tingkat keparahan.
Kini, publik pun menantikan penjelasan lebih lanjut dan transparansi dari pihak kepolisian terkait proses identifikasi korban serta temuan investigasi mengenai penyebab pasti kecelakaan yang merenggut banyak nyawa tersebut.”
Pewarta: HR












