JAWA TIMURSumenep

Menu MBG di SPPG Talang Syita Ananta Bau Busuk, Siswa Dilarikan ke Puskesmas

162
×

Menu MBG di SPPG Talang Syita Ananta Bau Busuk, Siswa Dilarikan ke Puskesmas

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, Globalindo.net – Kualitas makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan melalui SPPG Talang Syita Ananta kembali menjadi sorotan tajam. Wali murid inisial F mengeluhkan kondisi makanan yang diduga mengeluarkan bau tidak sedap dan tidak layak konsumsi.

Keluhan tersebut mencuat setelah banyak wali murid yang menemukan bahwa lauk yang dibagikan tercium aroma busuk, sehingga memicu kekhawatiran serius akan keamanan dan kesehatan.

“Baunya menyengat, seperti makanan sudah basi. Kami khawatir kalau tetap dimakan bisa berdampak buruk bagi kesehatan,” ujar salah satu wali murid inisial F.

Akibat kondisi yang memprihatinkan tersebut, tidak sedikit orang tua yang akhirnya memilih untuk tidak mengonsumsi atau membuang makanan tersebut demi keamanan.

Yang lebih mengkhawatirkan, berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kondisi makanan yang buruk ini diduga sudah memakan korban. Sejumlah siswa yang memakan menu tersebut dilaporkan sempat mengalami gangguan kesehatan.

Bahkan, sebagian dari mereka harus segera dilarikan ke Puskesmas setempat untuk mendapatkan penanganan medis darurat. Kondisi ini semakin memperkuat anggapan bahwa kualitas makanan yang disajikan jauh di bawah standar kelayakan.

Program MBG yang sejatinya bertujuan untuk meningkatkan gizi anak-anak, kini justru berbalik arah dan menjadi momok yang membahayakan. Wali murid menilai pengelolaan di SPPG Talang Syita Ananta sangat buruk, baik dari segi kebersihan maupun kualitas bahan baku yang digunakan.

Melihat fakta di lapangan, wali murid mendesak agar Tim Satgas MBG Kabupaten Sumenep segera turun tangan. Mereka meminta dilakukan inspeksi mendadak (sidak) serta pemberian sanksi tegas kepada pihak pengelola yang dinilai lalai.

Desakan ini juga merujuk pada komitmen Bupati Sumenep yang sebelumnya pernah berjanji akan menindak tegas setiap pelanggaran dalam program ini.

“Jangan hanya janji, kami minta tindakan nyata. Segera sidak dan beri sanksi tegas jika memang terbukti ada kelalaian,” tegas wali murid dengan nada keras.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan atau klarifikasi resmi baik dari pihak pengelola SPPG Talang Syita Ananta maupun perwakilan Satgas MBG terkait keluhan dan kasus keracunan tersebut.

Masyarakat berharap pemerintah daerah tidak menutup mata dan segera memastikan program ini kembali berjalan sesuai standar keamanan pangan, sehingga tujuan mulianya tidak justru merugikan rakyat.”

Pewarta: HR

Tinggalkan Balasan