JAWA TIMURSumenep

Hari Lahir Pancasila, Abd Rahman DPRD Sumenep Jaga Persatuan dan Amalkan Nilai Luhur di Tengah Tantangan Bangsa

20
×

Hari Lahir Pancasila, Abd Rahman DPRD Sumenep Jaga Persatuan dan Amalkan Nilai Luhur di Tengah Tantangan Bangsa

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, Globalindo.net — Peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh setiap tanggal 1 Juni kembali menjadi momen penting bagi segenap elemen bangsa untuk merenungkan kembali makna persatuan dan kesatuan. Tahun 2026 ini, semangat itu kembali digaungkan agar seluruh masyarakat Indonesia tidak hanya menjadikan Pancasila sebagai dasar negara semata, tetapi benar-benar mengamalkan nilai-nilai luhurnya dalam setiap sendi kehidupan sehari-hari.senin 01/06/2026

Hal tersebut disampaikan oleh abd rahman DPRD Kabupaten Sumenep dari DPC Partai PDI-Perjuangan Kabupaten Sumenep, Abd rahman, berpesan dalam peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026. Menurutnya, Pancasila adalah tiang utama dan fondasi paling kokoh yang mampu menyatukan keberagaman besar bangsa Indonesia, mulai dari perbedaan suku, agama, ras, budaya, hingga golongan.

Abd rahman menegaskan, kekayaan bangsa Indonesia terletak pada keberagamannya, namun yang menjaga agar keberagaman itu tetap harmonis dan tidak terpecah belah hanyalah Pancasila. Oleh karena itu, menjaga semangat kebersamaan dan budaya gotong royong yang sudah mengakar kuat di masyarakat harus terus dipelihara sebagai wujud nyata pengamalan sila-sila Pancasila.

“Di tengah berbagai tantangan besar yang dihadapi oleh bangsa kita saat ini, baik dari dalam maupun luar negeri, Pancasila harus tetap kita jadikan pedoman utama dalam berpikir, bersikap, dan bertindak. Persatuan serta kebersamaan adalah kunci mutlak untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa ini agar tetap berdiri tegak,” ujar Abd rahman dengan tegas.

Politisi yang juga menjabat sebagai Banggar ini mengingatkan, perbedaan pendapat atau pandangan adalah hal yang wajar dalam demokrasi, namun tidak boleh sampai merusak ikatan persaudaraan. Ia berharap, semangat persatuan yang digelorakan Pancasila juga tercermin dalam cara kerja pemerintahan dan dewan perwakilan rakyat di Kabupaten Sumenep, di mana setiap kebijakan dan pengelolaan anggaran harus berlandaskan keadilan sosial bagi seluruh rakyat.

Menurutnya, peringatan ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan panggilan hati bagi seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, hingga aparat negara, untuk bersatu padu membangun daerah dan negara. Menjadikan nilai luhur Pancasila sebagai kompas agar Indonesia, termasuk Sumenep sebagai bagian dari wilayahnya, tetap maju, aman, dan sejahtera dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.”

Pewarta: HR

Tinggalkan Balasan