JAWA TIMURSumenep

Menu MBG di SPPG Dapur Alif Manding Daya Tuai Protes, Wali Murid: Tidak Layak untuk Anak TK

160
×

Menu MBG di SPPG Dapur Alif Manding Daya Tuai Protes, Wali Murid: Tidak Layak untuk Anak TK

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, Globalindo.net – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan oleh Sentra Produksi Pangan Gizi (SPPG) Dapur yayasan Alif batu putih Manding daya, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, jawa timur kembali menjadi sorotan publik.

Berawal dari penyajian MBG yang tidak memenuhi standart gizi, Pada hari Kamis 2 April 2026 sejumlah orang tua murid mengeluhkan kualitas menu yang disajikan untuk siswa Sekolah Dasar (SDN) dan Taman Kanak-Kanak (TK) di wilayah tersebut.

Menurut inisial L, Seorang wali murid di sekolah tersebit mengungkapkan, menu yang dibagikan diduga tidak sesuai standar gizi. Bahkan, ikan yang disajikan yaitu ikan asin, tahu putih, dan tempe yang digoreng dengan potongan irisan sangat kecil-kecil.

Maka dari itu, Banyak pihak menilai penyajian makanan tersebut terlihat kurang baik dikomsumsi untuk pemenuhan gizi karena diduga tidak sesuai dengan standar gizi yang diharapkan pemerintah presiden republik indonesi yaitu Prabowo Subianto.

Bahkan, Ia dengan tegas menyatakan kekecewaannya Karena menu yang disajikan itu dinilai tidak layak dikonsumsi untuk anak-anak usia TK yang masih membutuhkan asupan makanan bernutrisi dan bergizi.

“Anak-anak TK kan masih kecil, masa makannya cuma dikasih ikan asin dan tahu tempe yang diiris kecil-kecil begini. ini rasanya sangat tidak pantas dan tidak layak untuk dikonsumsi bagi anak-anak,” ujarnya L dengan nada kecewa.

Ironisnya, Dapur tersebut sudah pernah Diberitakan tetepi masih tidak ada perubahan. Sebenarnya, kasus ini bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, keluhan juga dilontarkan oleh wali murid mengenai kualitas makanan yang disajikan.

Sayangnya, meski sudah menjadi konsumsi publik dan mendapat sorotan para wali murid hingga kini terkesan mengabaikan dan tdak ada perubahan menu yang disajikan secara signifikan yang dilakukan oleh pihak pengelola SPPG Dapur Alif Manding.

Kini, Para orang tua berharap adanya perhatian serius agar program makan bergizi dari pemerintah ini benar-benar memberikan manfaat dan kesehatan bagi putra-putri mereka.

“Padahal sebelumnya sudah pernah diberitakan, Tapi kenapa sampai sekarang masih saja begitu? Tidak ada perbaikan sama sekali dari pihak dapur. Jadi, jika menu yang disajikan terus menerus seperti itu  maka kami berharap dilakukan tindakan tegas bahkan kami berharap dapur tersebut di tutup tanpa ada toleransi lagi,”tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi maupun tanggapan jelas dari pihak pengelola SPPG Dapur Alif Manding daya maupun dinas terkait terkait keluhan para wali murid ini.

 

Pewarta:HR-Eka

Tinggalkan Balasan